Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

BOCOR! Tolak Ibu Kota Negara, Perbincangan WA Group di TNI/Polri Tembus ke...

Administrator • Selasa, 1 Maret 2022 | 20:37 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)
RADARPAPUA.ID - Perbincangan penolakan Ibu Kota Negara (IKN) di WhatsApp group TNI-Polri bocor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi pun marah. Dirinya meminta kalangan TNI-Polri untuk bersikap hati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Terutama dalam perbincangan di WhatsApp Group (WAG).   “Harus mulai didisiplinkan, di WhatsApp Group. Saya lihat di WA group, kalau di kalangan sendiri boleh, hati-hati. Kalau dibolehkan dan kalau diterus-teruskan hati-hati,” tegas Jokowi kepada jajaran TNI-Polri dalam rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri 2022 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (01/03).   Dia lantas mencontohkan, salah satu yang diperbincangkan soal IKN. Dia menyinggung, terdapat perbincangan penolakan IKN di group TNI-Polri. “Misalnya bicara mengenai IKN, enggak setuju, IKN apa? Itu sudah diputuskan pemerintah dan disetujui DPR,” ujar Jokowi.   Menurut Jokowi, disiplin TNI-Polri terkait keputusan pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara tidak lagi diperdebatkan. Dia mengaku, membaca WA group TNI-Polri yang menyinggung IKN tersebut. "Kalau di dalam disiplin TNI Polri sudah tidak bisa diperdebatkan, apalagi di WA group dibaca gampang,” ungkap Jokowi.   Kepala negara tak menginginkan, penyimpangan yang kecil akan menjadi penyimpangan besar jika dibiarkan. Jokowi tak menginginkan, TNI-Polri kehilangan kedisiplinan. “Hati-hati dengan ini, dimulai dari yang kecil nanti membesar, dan kedisiplinan TNI-Polri karena disiplin tentara dan polri berbeda dengan sipil dan dibatasi oleh aturan pimpinan,” tegas Jokowi menandaskan. (jawapos)   Editor : Administrator
#Presiden Jokowi #Jokowi #Joko Widodo