Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

3 Korban Ledakan Bom di Biak Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

Tina Mamangkey • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tim penjinak bom Gegana Brimob Polda Papua saat melakukan sterilisasi pasca meledaknya bom peninggalan PD II di Biak. (Antara/HO/Humas Polda Papua)
Tim penjinak bom Gegana Brimob Polda Papua saat melakukan sterilisasi pasca meledaknya bom peninggalan PD II di Biak. (Antara/HO/Humas Polda Papua)

 

RADARPAPUA - Upaya pencarian korban pascaledakan bom yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor, Papua, masih terus berlanjut.

Hingga hari ketiga, Tim SAR gabungan kembali memperluas area pencarian untuk menemukan tiga warga yang masih dinyatakan hilang sejak insiden tragis tersebut terjadi.

Tim gabungan ini terdiri dari berbagai unsur, termasuk Basarnas dan Polres Biak Numfor, yang terus menyisir area sekitar lokasi kejadian dengan penuh kehati-hatian.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa cakupan pencarian kini diperluas hingga radius satu mil dari titik ledakan.

"Tim SAR gabungan memperluas pencarian hingga satu mil dari TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito di Jayapura, Rabu.

Meski upaya pencarian dilakukan secara maksimal, hingga memasuki hari ketiga, tim belum berhasil menemukan keberadaan tiga korban yang dilaporkan hilang.

Adapun ketiga warga yang masih dalam pencarian adalah Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45), dan Abis Marandof (27).

Ketiganya diduga menjadi korban dalam insiden ledakan yang mengguncang kawasan Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor pada Minggu (31/5).

Menurut keterangan pihak kepolisian, perluasan area pencarian dilakukan setelah adanya temuan potongan yang diduga berasal dari organ tubuh manusia pada Senin (1/6).

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses pencarian dan investigasi lanjutan.

 

Potongan tubuh yang ditemukan langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

"Identifikasi dilakukan untuk mengetahui identitas dari sejumlah potongan organ yang ditemukan," kata Cahyo.

Peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II ini sebelumnya telah menimbulkan dampak besar.

Sedikitnya enam orang meninggal dunia, tiga orang masih hilang, dan sembilan rumah warga mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Hingga kini, proses pencarian dan penanganan lokasi masih terus dilakukan secara intensif demi memastikan seluruh korban dapat ditemukan serta kondisi area kembali aman bagi warga sekitar.

Editor : Tina Mamangkey
#ledakan bom #bom peninggalan PD #polres biak numfor #biak numfor #Korban