Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Tiga Warga Masih Hilang, Pencarian di Ring 1 Menunggu TKP Bom Biak Aman

Tina Mamangkey • Sabtu, 6 Juni 2026 | 07:27 WIB
Tim Polri saat menemukan barang bukti insiden meledaknya bom peninggalan PD II di Biak. (Antara)
Tim Polri saat menemukan barang bukti insiden meledaknya bom peninggalan PD II di Biak. (Antara)

 

RADARPAPUA - Proses sterilisasi lokasi ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, hingga kini masih belum sepenuhnya rampung. Kondisi cuaca dan pasang air laut menjadi kendala utama yang menghambat pekerjaan tim penjinak bom di lapangan.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengatakan bahwa tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua terus melakukan upaya pembersihan dan pengamanan area ledakan. Namun, proses sterilisasi baru mencapai sekitar 75 persen.

"Sterilisasi terkendala cuaca seperti trjadi hari ini Jumat (5/6), air laut mengalami pasang hingga pukul 15.00 WIT sehingga tidak bisa dilakukan maksimal," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan yang dihubungi Antara dari Jayapura, Jumat.

Menurutnya, setelah air laut surut, tim penjinak bom akan kembali melanjutkan pembersihan di sekitar lokasi ledakan untuk memastikan tidak ada lagi material berbahaya yang tersisa.

Kapolres menjelaskan bahwa sejumlah area di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) masih belum dapat dijangkau secara maksimal. Karena itu, proses sterilisasi harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dilakukan pencarian lanjutan di zona yang masuk kategori ring 1 atau area paling dekat dengan titik ledakan.

"Bila sudah dinyatakan bersih maka pencarian akan dilakukan di sekitar TKP yang masuk kategori ring 1," kata Ari Trestiawan.

Peristiwa ledakan bom yang terjadi di kawasan kompleks perikanan di Jalan Wolter Monginsidi, Biak, tersebut menimbulkan korban jiwa yang cukup besar. Bom yang diduga merupakan sisa amunisi Perang Dunia II itu meledak dan menyebabkan enam warga meninggal dunia.

Baca Juga: TKP Ledakan Bom PD II di Biak Belum Aman, Warga Diminta Tetap Waspada

Korban meninggal dunia masing-masing adalah Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Israel Raubaba (7), Isril Raubaba (5), dan Mina Puadi (51).

Selain itu, tiga warga lainnya hingga kini masih dilaporkan hilang, yakni Yulianus Raubaba (26), Lae Madura (45), dan Abis Marandof (27).

Petugas masih terus berupaya menuntaskan proses sterilisasi lokasi agar pencarian terhadap warga yang hilang dapat dilakukan secara aman dan maksimal.

Tragedi ini juga menjadi pengingat bahwa sisa-sisa amunisi peninggalan Perang Dunia II masih berpotensi ditemukan di sejumlah wilayah Papua dan dapat membahayakan masyarakat jika tidak ditangani oleh pihak yang berwenang. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#ledakan bom #kapolres biak numfor #tkp #biak numfor #Bom