Penggunaan 7.160 Vaksin di Papua Barat Masih Menunggu Petunjuk BPOM
Axel Refo• Selasa, 5 Januari 2021 | 15:10 WIB
BERKAT AWAL TAHUN: Gubernur Dominggus Mandacan didampingi sejumlah anggota forum koordinasi pimpinan daerah Provinsi Papua Barat dan instansi teknis menjemput dan menerima 7.160 vaksin Covid-19 di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (5/1/21).MANOKWARI — Sebanyak 7.160 vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tiba di Provinsi Papua Barat. Gubernur Dominggus Mandacan didampingi sejumlah anggota forum koordinasi pimpinan daerah dan instansi teknis menjemput dan menerima di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (5/1/21). Meskipun 7.160 vaksin telah tiba dan bakal digunakan sesuai mekanisme yang berlaku, namun masih menunggu petunjuk dari instansi teknis. “Hari ini tepat 5 Januari 2021, jadi vaksin ini didistribusikan ke semua provinsi termasuk kita di Papua Barat. Dengan demikian, vaksin yang hari ini kita terima ada 7.160 dalam empat koli. Vaksin ini kita terima, belum bisa kita gunakan. Masih kita amankan dulu, nanti menunggu petunjuk pertama dari BPOM (Balai Pengawas Obat dan Makanan). Ketika sudah diberikan izin untuk bisa digunakan, baru digunakan,” kata Gubernur Dominggus. Gubernur Dominggus menegaskan, sasaran pertama digunakan kepada petugas medis. Petugas medis yang selalu melayani pasien Covid-19. “Mereka itu diprioritaskan dan diutamakan. Setelah itu kalau vaksin masih cukup, petugas-petugas yang melayani publik seperti TNI/Polri yang selalu mengamankan kerumuman orang,” tandas Gubernur Dominggus. Selain itu, Gubernur Dominggus menegaskan, setelah ada petunjuk resmi dari BPOM maka akan dilakukan launching 14 Januari 2021 mendatang.(xlo) Editor : Axel Refo