RADARPAPUA.ID—Warga Papua Barat yang bermimpi jadi anggota Polri ayo segera daftar. Jelang peleburan Polda Papua Barat Daya, kebutuhan meningkat. Ada kebutuhan formasi hingga 1.000 personil.
Sementara Penerimaan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024 telah dibuka hingga 25 April 2024 mendatang. Proses pendaftaran dilakukan secara daring dan verifikasi langsung ke Polres atau Polda setempat.
Sebagai informasi, Bintara adalah golongan pangkat dalam Kepolisian yang bertindak sebagai penengah antara pemberi komando dari Perwira dan pelaksana oleh Tamtama. Menempuh pendidikan selama lima bulan, lulusan Bintara Polri akan mendapat pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Berbeda dengan dua seleksi lainnya yakni Akpol dan Tamtama, Bintara Polri terbuka luas bagi seluruh Warga Negara Indonesia baik pria dan wanita. Baik lulusan SMA/sederajat dan perguruan tinggi dari D1, D2, D3, D4 dan S1 dengan kuota pendaftar sebanyak 12.800 orang
Selain itu, ada lima golongan pangkat yang bisa dipilih pendaftar. Kelimanya adalah Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Kompetensi Khusus Tenaga Kesehatan (Nakes), Bintara Kompetensi Khusus Hukum, Bintara Kompetensi Khusus Kehumasan/TI, Bintara Kompetensi Khusus Pariwisata.
Setiap golongan pangkat tersebut memiliki kriteria khusus, terutama tentang latar belakang pendidikan. Agar lebih mudah memahaminya, berikut penjelasannya dirangkum detikEdu melalui Pengumuman Penerimaan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024, Jumat (5/4/2024).
Syarat Pendaftaran Bintara Polri 2024
1. Warga Negara Indonesia (WNI) jenis kelamin pria dan wanita
2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
4. Pendidikan paling rendah SMA/sederajat dengan ketentuan:
- Lulusan tahun 2020-2021 melampirkan nilai rata-rata ijazah minimal 65,00 dan peserta dari Polda Papua dan Papua barat minimal 60,00
- Lulusan tahun 2022-2023 melampirkan nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 dan peserta dari Polda Papua dan Papua barat minimal 65,00
- Lulusan tahun 2024 melampirkan nilai rapor semester V kelas XII minimal 75,00 sedangkan peserta dari Polda Papua dan papua Barat minimal 70,00
- Lulusan program D1 sampai dengan S1 dengan IPK minimal 2,75 dan berasal dari prodi terakreditasi
5. Memenuhi ketentuan umur yakni:
- Lulusan SMA/sederajat usia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan
- Lulusan D1-D3 minimal 17 tahun 7 bulan dan usia maksimal 23 tahun pada saat pembukaan pendidikan
- Lulusan program D4-S1 minimal 17 tahun 7 bulan dan usia maksimal 27 tahun pada saat pembukaan pendidikan
6. Bukan anggota/mantan anggota Polri/TNI dan PNS serta belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri/TNI
7. Sehat jasmani dan rohani
8. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan, tidak bertato dan tidak memiliki tindik di telinga atau anggota badan lainnya kecuali ketentuan agama/adat, dan dinyatakan bebas narkoba
9. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI pada semua bidang tugas kepolisian
11. Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela.
Syarat Bintara Polri 2024 Berdasarkan Formasi
Bintara Polisi Tugas Umum (PTU)
1. Berijazah serendah-rendahnya:
- SMA/MA (bukan lulusan Paket A, B, atau C)
- SMK/MAK semua program keahlian kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan
- Satuan Pendidikan Muadalah pada pondok pesantren
- Program D1-S1 dengan IPK minimal 2,75 dengan prodi terakreditasi
2. Memenuhi tinggi badan minimal dan berat badan seimbang.
Bintara Kompetensi Khusus Tenaga Kesehatan (Nakes)
1. Berijazah program D3, D4, atau S1 dengan IPK Minimal 2,75 dan berasal dari program studi:
- Kebidanan
- Keperawatan
- Farmasi
- Keperawatan Anastesiologi
- Kesehatan Gigi
- Radiologi Elektro Medik
- Analis Lab
- Pranata Radiologi
- Kesehatan Lingkungan
- Fisiologi
2. Memenuhi tinggi badan minimal dan berat badan seimbang.
Bintara Kompetensi Khusus Kehumasan/TI
1. Berijazah serendah-rendahnya SMK/MAK meliputi jurusan:
- Desain Grafis
- Teknik Komputer dan Jaringan
- Elektro
- Rekayasa Perangkat Lunak
- Multimedia
- Teknik Audio dan Video
- Desain Komunikasi Visual
- Teknologi Informasi Jaringan
2. Berijazah D3, D4, S1 yang meliputi program studi:
- Sistem Informasi
- Teknologi Informasi
- Teknik Komputer dan Jaringan
- Desain Komunikasi Visual
- Ilmu Komunikasi (Jurnalistik/Public Relations)
3. Memenuhi tinggi badan minimal dan berat badan seimbang.
Bintara Kompetensi Khusus Pariwisata
1. Berijazah SMK/MAK Pariwisata dengan jurusan Usaha Layanan Pariwisata dan Ekowisata.
2. Berijazah D1, D2, D3, D4, S1 dengan program studi Pemandu Pariwisata, Ekowisata, Ekowisata Laut, dan Perjalanan dan Wisata.
3. Berijazah D4/S1 dengan program studi Pariwisata.
4. Memenuhi tinggi badan minimal dan berat badan seimbang.
Sebelumnya Polda Papua Barat menyebutkan kuota penerimaan calon Bintara Polri untuk wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya sebanyak 1.000 orang.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isgunawan mengatakan Markas Besar Polri telah menyetujui usulan penerimaan Bintara jalur reguler tahun 2024.
Hal ini berkaitan dengan pemenuhan distribusi anggota Polri pada daerah otonom baru (DOB), sekaligus rencana pembentukan Polda Papua Barat Daya dalam tahun ini.
"Penerimaan tahun ini jalur reguler, bukan otonomi khusus (otsus). Setelah adanya pemekaran, maka dibutuhkan banyak anggota Polri," kata Ongky.
Saat ini, kata dia, Polda Papua Barat sementara merampungkan perencanaan biaya, mekanisme pendistribusian, dan metode pendidikan calon anggota Bintara yang lolos seleksi.
Tahapan penerimaan 1.000 calon Bintara Polri untuk wilayah hukum Polda Papua Barat diperkirakan mulai pertengahan Mei 2024 setelah seluruh persiapan rampung.
"Seperti penerimaan Bintara otsus tahun-tahun sebelumnya itu kami kerja sama dengan beberapa SPN untuk pendidikan Bintara yang lolos," ucap Ongky.
Kabid Humas berpesan kepada generasi muda di Papua Barat maupun Papua Barat Daya yang berkeinginan menjadi anggota Polri, mulai menyiapkan diri dengan menjaga kesehatan fisik dan mental.
Diseminasi informasi terkait jadwal, syarat, dan ketentuan dalam penerimaan calon Bintara Polri dapat diakses oleh masyarakat melalui media massa serta media sosial milik Polda Papua Barat.
"Penerimaan 1.000 Bintara tahun 2024 merupakan kebijakan Bapak Kapolri karena ada pemekaran wilayah di Tanah Papua," jelas Ongky Isgunawan. (jen)
Editor : Jendry Dahar