Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Polri Tetap Gunakan Istilah KKB, Bukan OPM: Perbedaan Pendekatan dengan TNI

Richard Lawongan • Jumat, 10 Mei 2024 | 11:12 WIB

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

RADARPAPUA - Polemik dalam penyebutan kelompok separatisme di Papua menjadi sorotan belakangan ini, khususnya terkait penggunaan istilah antara TNI dan Polri.

TNI baru-baru ini memutuskan untuk menamakan kelompok tersebut sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM), sementara Polri tetap menggunakan istilah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024 AKBP Bayu Suseno menjelaskan bahwa Polri mempertahankan penggunaan istilah KKB atas dasar pendekatan operasional yang berbeda dengan TNI.

Baca Juga: Detik-Detik Dramatis! Pangkogabwilhan III Ungkap Rahasia Penumpasan OPM di Distrik Homeyo, Papua Tengah!

Operasi yang digelar oleh Polri lebih menekankan penegakan hukum daripada operasi militer.

Bayu menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Kapolri untuk mengubah istilah KKB menjadi OPM.

Oleh karena itu, Polri meminta pengertian dari publik terkait pemilihan istilah ini.

Sementara itu, keputusan TNI untuk mengganti istilah menjadi OPM didasari oleh fakta bahwa kelompok tersebut menyebut diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Meskipun demikian, Polri tetap konsisten dengan pendekatannya dalam menangani konflik di Papua.

Operasi Damai Cartenz-2024 yang dilaksanakan oleh Polri merupakan operasi yang berfokus pada penegakan hukum.

Baca Juga: Bawaslu dalam Bahaya! Kisah Mengerikan Disandera oleh OPM Hingga Tebusan Ratusan Juta!

Bayu juga menyoroti perubahan narasi oleh media yang mengubah istilah KKB menjadi OPM dalam liputan mereka.

Polri berharap agar media dapat mengikuti keputusan resmi dan mempublikasikan istilah yang tepat sesuai dengan ketentuan yang ada.

Dengan demikian, perbedaan pendekatan antara TNI dan Polri dalam menyebutkan kelompok separatisme di Papua menjadi perhatian utama, sementara konsistensi dalam pemakaian istilah memainkan peran penting dalam penegakan informasi yang akurat dan tepat. (Nal)

Editor : Richard Lawongan
#Operasi Damai Cartenz #TNI #OPM #Separatis #KKB #Papua #Polri #Konflik Papua