RADARPAPUA - Pencurian mobil dinas milik Satuan Brimob Polda Papua di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat (10/5/2024) menjadi sorotan utama dalam pemberitaan belakangan ini.
Berdasarkan kronologi yang diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jayapura, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, kejadian ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIT saat mobil tersebut sedang diparkir untuk menjemput personel kepolisian.
Baca Juga: Ngeri! Warga Sipil Ditembak Mati Tanpa Busana oleh KKB di Intan Jaya, Diduga Sebagai Mata-mata Aparat?
Sebanyak empat anggota polisi tengah diperiksa terkait kasus pencurian mobil tersebut.
Sementara itu, 6 saksi juga telah diperiksa oleh pihak berwenang.
Pelaku yang berhasil membawa kabur mobil Brimob Polda Papua masih dalam masa pemulihan pasca operasi di RS Bhayangkara Kota Jayapura.
Kondisinya saat ini dalam perawatan dan diharapkan bisa pulih secepat mungkin.
Berbagai upaya pengejaran dilakukan oleh petugas kepolisian setelah mobil dicuri.
Anggota Brimob serta Polsek Bandara aktif melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil dihentikan di Distrik Sentani.
Baca Juga: Egianus Kagoya Hilang Tanpa Kabar: Pencarian dan Dampak Ancaman Eksekusi Pilot Susi Air Terhadap Papua
Dalam proses penangkapan tersebut, terpaksa dilakukan tindakan menembak ban kendaraan sebagai upaya peringatan.
Pelaku berhasil dilumpuhkan di dekat batas kota dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kotaraja dalam kondisi sadar.
Meskipun demikian, motif dari aksi pencurian ini masih menjadi misteri karena pelaku belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Fredrickus menyatakan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Jayapura untuk mendalami motif yang melatarbelakangi tindakan pencurian tersebut.
Baca Juga: Kabar Menghebohkan! Jual-Beli Amunisi TNI-Polri dengan KKB Sejak 2021 Terbongkar!
Kasus pencurian mobil Brimob di Bandara Sentani juga menjadi catatan penting bagi kepolisian untuk melakukan evaluasi terhadap pengamanan objek dan tindakan anggotanya.
Hal ini disampaikan oleh AKBP Frederickus dalam evaluasi yang dilakukan pada apel pagi setelah kejadian.
Peristiwa pencurian mobil Brimob di Bandara Sentani menyoroti kebutuhan akan pengawasan yang lebih ketat di sekitar objek-objek penting serta perlunya evaluasi internal terhadap keamanan dan tindakan anggota kepolisian dalam mengendalikan kendaraan dinas. (Nal)
Editor : Richard Lawongan