Sebagai pusat upacara dan kegiatan publik, proyek ini menjadi sorotan utama untuk mewujudkan visi Kabupaten Manokwari sebagai Pusat Peradaban di Tanah Papua.
Dengan proses dimulai sejak 12 September 2023, penataan kawasan Borarsi direncanakan selesai pada tahun 2024, menandai tonggak sejarah bagi masyarakat Manokwari.
Progres fisiknya sudah mencapai 56,54 persen per 26 Mei 2024, menjanjikan ruang publik yang aman, nyaman, dan modern.
Pengembangan desain landmark yang menarik melibatkan luas lahan 24.940 meter persegi, dengan peremajaan lapangan, tribun penonton, dan jalur pedestrian yang memudahkan akses masyarakat.
Selain itu, akan ada fasilitas pendukung seperti lapangan basket, lapangan gateball, ruang bermain anak, dan area parkir untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa penataan kawasan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik bagi para pengunjung.
Dukungan infrastruktur yang diberikan juga bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah.
Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya fungsional tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan budaya.
Dengan dana sebesar Rp 67,3 miliar dari APBN tahun 2023-2024, Manokwari akan segera memiliki pusat kegiatan publik yang menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat.
Editor : Jasinta Bolang