RADARPAPUA - Thadeus Osakat, anggota DPRD terpilih dari Kabupaten Asmat, Papua, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Magelang Km 5, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, pada Ahad, 16 Juni 2024, pukul 02.45 WIB.
Thadeus, yang merupakan politikus dari fraksi Golkar, tengah mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xeon ketika ditabrak oleh sebuah mobil Daihatsu Xenia warna silver yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Menurut Kasat Lantas Polresta Jogja, Kompol Maryanto, kejadian tersebut terjadi saat kendaraan bermotor melaju dari arah utara ke selatan dan berserempetan dengan sepeda motor yang dikendarai Thadeus.
"Setelah tabrakan, pelaku langsung tancap gas meninggalkan tempat kejadian ke arah selatan," jelas Maryanto saat dihubungi wartawan pada Rabu, 19 Juni 2024.
Usai kejadian, warga setempat sempat berusaha mencegat pelaku yang berhenti sebentar setelah tabrakan. Namun, saat warga berfokus menolong korban, pelaku kembali melarikan diri.
"Warga mengira pelaku akan memanggil ambulans, tapi ternyata ia kabur," kata Dirlantas Polda DIY, Kombes Alfian Nurrizal.
Polisi segera bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan saksi, pengecekan ulang di TKP, dan analisa CCTV. Berdasarkan hasil analisa, mereka mengidentifikasi kendaraan pelaku sebagai mobil Daihatsu Xenia warna silver.
"Dari informasi tersebut, kami melacak keberadaan mobil di daerah Tembalang, Semarang," tambah Maryanto.
Pelaku, yang berinisial SA, berhasil ditangkap di rumahnya di Semarang Barat, Semarang, pada 18 Juni 2024.
"Saat ini, SA telah dibawa ke Polresta Jogja untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Maryanto. Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dengan dakwaan Pasal 310 (4) dan 312 Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Jenazah Thadeus Osakat telah diterbangkan ke Papua untuk disemayamkan di rumah duka.
"Korban meninggal di lokasi kejadian, dan setelah pemeriksaan, jenazahnya kami bawa ke rumah sakit sebelum diterbangkan ke Papua," ujar Alfian. Peristiwa ini mengundang duka mendalam, terutama bagi masyarakat Papua yang kehilangan salah satu wakil terpilihnya. (*)
Editor : Jasinta Bolang