Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Mantan Prajurit TNI yang Membelot Jadi Target Operasi TNI, 2 Anggota OPM Tewas

Richard Lawongan • Jumat, 21 Juni 2024 | 10:53 WIB

Mantan prajurit TNI yang membelot.
Mantan prajurit TNI yang membelot.

RADARPAPUA -
Pada operasi pengejaran terbaru di Papua, TNI berhasil menembak mati dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), salah satunya adalah mantan prajurit TNI yang membelot. Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap aksi penembakan yang dilakukan oleh kelompok OPM pimpinan Undius Kogoya terhadap warga sipil sebelumnya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Richard Tampubolon, mengkonfirmasi bahwa salah satu dari dua anggota OPM yang tewas adalah Danis Murib, yang sebelumnya merupakan anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya. Danis Murib diketahui telah melarikan diri dari pos militer di wilayah Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada April 2024.

Baca Juga: Tanah Longsor di Papua Nugini Tewaskan 2.000 Orang, Pemerintah Serukan Bantuan Internasional

"Keberhasilan Prajurit TNI menembak dua orang OPM, termasuk Danis Murib, di Distrik Bibida, telah mengurangi kekuatan OPM dan meningkatkan stabilitas keamanan untuk mendukung pembangunan di Papua," ujar Letjen TNI Richard Tampubolon dalam keterangan resminya.

Operasi ini masih terus berlanjut sebagai bagian dari upaya TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, yang belakangan ini sering menjadi sasaran gangguan Kamtibmas oleh kelompok bersenjata. (*)

Editor : Richard Lawongan
#TNI #Prajurit TNI #Organisasi Papua Merdeka (OPM) #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua #Undius Kogoya #Mantan Prajurit #operasi militer #Papua #Keamanan Papua #Konflik Papua