Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Usulan Kepala Daerah Direspons Cepat Mentan Amran Dorong Peningkatan Produksi Pangan dan Perkebunan

Prisilia Rumengan • Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:41 WIB

(credit: pertanian.go.id)
(credit: pertanian.go.id)

RADARPAPUA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian daerah dengan merespons langsung berbagai usulan yang disampaikan sejumlah kepala daerah.

Dukungan tersebut mencakup pengembangan lahan sawah baru hingga penguatan komoditas perkebunan seperti kakao yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Komitmen itu disampaikan Mentan Amran saat menerima audiensi sejumlah kepala daerah di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut hadir Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Jayawijaya, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Deli Serdang, Bupati Lahat, Bupati Simalungun, Wakil Bupati Majene, serta Bupati Samosir.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan bahwa pada tahun 2026 provinsinya telah memperoleh bantuan program cetak sawah dari Kementerian Pertanian.

Program tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah Papua Barat.

Menurut Dominggus, bantuan cetak sawah yang diberikan mencapai sekitar 3.369 hektare dan tersebar di sejumlah kabupaten.

Beberapa wilayah yang menjadi lokasi program tersebut antara lain Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Bintuni.

Selain program cetak sawah, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga mengusulkan pengembangan padi ladang yang selama ini menjadi salah satu sumber pangan masyarakat lokal.

Dominggus menjelaskan bahwa komoditas tersebut banyak dibudidayakan oleh masyarakat di beberapa daerah, terutama di Manokwari dan Teluk Wondama.

Tidak hanya sektor pangan, Papua Barat juga memiliki potensi besar di bidang perkebunan. Dominggus menyebut komoditas kakao yang dihasilkan petani setempat memiliki kualitas premium dan telah mampu menembus pasar internasional.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun produksi kakao dari Papua Barat masih terbatas, komoditas tersebut telah diekspor ke beberapa negara Eropa seperti Prancis, Belanda, dan Belgia.

Hal ini menjadi bukti bahwa kakao dari daerah tersebut memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung memberikan dukungan konkret.

Ia menyetujui pengembangan padi ladang seluas 3.000 hektare serta bantuan pengembangan kakao seluas 1.000 hektare untuk memperkuat produksi perkebunan di Papua Barat.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom juga memaparkan perkembangan sektor pertanian di daerahnya.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Samosir telah menerima dukungan pengembangan komoditas dari Kementerian Pertanian, khususnya untuk tanaman kopi dan kakao.

Menurut Vandiko, bantuan yang telah diberikan mencakup pengembangan kopi sekitar 1.900 hektare serta kakao sekitar 500 hektare.

Program tersebut dinilai sangat membantu para petani dalam meningkatkan produksi dan kualitas komoditas perkebunan.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Samosir masih memiliki potensi pengembangan lahan yang cukup luas.

Wilayah tersebut diperkirakan masih memiliki sekitar 5.000 hektare lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian dan perkebunan.

Mendengar hal tersebut, Mentan Amran menyambut baik potensi yang dimiliki daerah tersebut. Ia langsung mengarahkan jajaran eselon I di lingkungan Kementerian Pertanian untuk menindaklanjuti peluang pengembangan lahan yang masih tersedia.

Melalui pertemuan ini, Menteri Pertanian kembali menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pertanian di berbagai wilayah.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi dan pengembangan komoditas unggulan daerah.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#mentan amran #kementerian pertanian #cetak sawah #Andi Amran Sulaiman #Dengar Pendapat #pengembangan sawah baru #pemimpin daerah