RADARPAPUA - Musibah tragis terjadi di wilayah Woume, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Putusnya jembatan gantung Woume tidak hanya mengundang kepanikan warga, tetapi juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Hingga saat ini, aparat gabungan bersama masyarakat terus melakukan pencarian terhadap para korban yang diduga terseret arus sungai.
Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya memastikan bahwa sebanyak sembilan korban telah berhasil ditemukan akibat insiden putusnya jembatan gantung tersebut.
Dari jumlah itu, tiga korban telah dimakamkan sesuai tradisi masyarakat Pegunungan, yakni melalui prosesi pembakaran jenazah.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan bersama tim Basarnas Jayawijaya di wilayah Wouma, Distrik Wamena Kota.
“Kegiatan pencarian dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Jayawijaya Zabur Esomar dengan melibatkan personel Satuan Binmas dan lima anggota Basarnas Jayawijaya,” katanya.
Tim gabungan terus menyisir aliran Sungai Woume guna mencari kemungkinan adanya korban lain.
Pencarian juga melibatkan masyarakat setempat yang ikut membantu proses evakuasi di lapangan.
“ Kami dalam upaya pencarian korban tidak bergerak sendiri tetapi dengan dukungan dari masyarakat setempat,” ujarnya.
Dalam proses pencarian tersebut, sejumlah korban ditemukan di beberapa titik aliran sungai.
Kondisi arus yang deras membuat proses evakuasi berjalan cukup sulit sehingga petugas harus mengambil langkah tambahan demi keselamatan tim di lapangan.
“Selain melakukan penyisiran, petugas juga memasang tali penahan perahu di bawah lokasi jembatan guna mendukung proses evakuasi serta mengantisipasi derasnya arus sungai,” katanya.
Pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan menyisir wilayah Wouma bagian atas maupun bawah.
Aparat gabungan terus berupaya memastikan seluruh korban dapat ditemukan secepat mungkin.
“Kegiatan pencarian dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat Polri bersama instansi terkait dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan korban ataupun membutuhkan bantuan darurat di lapangan,” ujarnya.
Selain fokus pada pencarian korban, Polres Jayawijaya juga turut membantu masyarakat dan keluarga korban dengan menyalurkan kebutuhan bahan pokok di lokasi terdampak musibah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang tengah menghadapi situasi duka akibat insiden jembatan gantung Woume di Wamena. (an)
Editor : Tina Mamangkey