RADARPAPUA - Kontak tembak antara prajurit TNI dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin.
Peristiwa tersebut menyebabkan tiga prajurit TNI menjadi korban, yakni satu prajurit gugur dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto membenarkan adanya kontak tembak tersebut.
Ia mengatakan proses evakuasi terhadap para korban masih dilakukan.
"Kontak tembak prajurit TNI dengan KKB dari Kodap III Ndugama mengakibatkan tiga prajurit terluka dan salah satunya gugur. Evakuasi para korban saat ini sedang dilakukan," kata Kapendam kepada ANTARA di Jayapura, Senin.
Berdasarkan laporan yang diterima, kontak tembak tersebut melibatkan personel Posramil Jila Kodim 1710/Mimika dan Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS dengan kelompok bersenjata yang disebut sebagai KKB Kodap III Puncak.
Kelompok tersebut diduga dipimpin Pemne Kogoya.
Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pemantauan untuk mengetahui perkembangan situasi secara lebih lengkap setelah terjadinya kontak tembak di wilayah Jila.
Tiga prajurit TNI dilaporkan terluka dalam insiden tersebut. Salah satunya kemudian dinyatakan gugur, sementara dua prajurit lainnya masih dalam proses penanganan dan evakuasi.
Setelah kejadian, langkah pengamanan terus dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
Aparat keamanan juga meningkatkan pemantauan terhadap situasi di Jila guna mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan keamanan susulan.
Kapendam mengatakan TNI dan Polri terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan masyarakat di wilayah tersebut.
Kerja sama kedua institusi dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus mengantisipasi perkembangan yang dapat mengganggu keamanan.
"TNI bersama Polri juga terus bersinergi dalam menjaga keamanan masyarakat serta mengantisipasi gangguan keamanan susulan tersebut," kata Kapendam.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan proses evakuasi terhadap para korban dan pemantauan situasi di wilayah Jila. Penyelidikan juga terus dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kontak tembak antara personel TNI dan kelompok bersenjata tersebut.
Editor : Tina Mamangkey