RADARPAPUA.ID- Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, telah meresmikan laboratorium PT Sucofindo Site Buli di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Keberadaan site ini menunjukkan komitmen PT SUCOFINDO dalam mendukung perkembangan dan kemajuan ekonomi di wilayah tersebut melalui layanan Testing, Inspection, Certification (TIC) PT Sucofindo.
“Kami mengapresiasi manajemen PT Sucofindo untuk mengembangkan kapasitasnya di Halmahera Timur. Kami berharap PT Sucofindo hadir tak hanya sebagai pelengkap, namun dapat menjadi pelaku utama membangun wilayah Halmahera Timur melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC),” kata Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Selasa (4/6/2024).
Ubaid Yakub juga berharap agar Sucofindo dapat mengoptimalkan kapasitasnya, tidak hanya melalui layanan pengujian laboratorium, tetapi juga menyediakan layanan inspeksi di berbagai sektor usaha lainnya.
“Layanan inspeksi sangat dibutuhkan di Halmahera Timur, khususnya dalam mengembangkan potensi di sektor perikanan, pertanian-perkebunan, serta pariwisata. Kami pun berharap PT SUCOFINDO juga dapat berkolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat di Halmahera Timur,” tambahnya.
Kepala SubDirektorat Layanan Sumber Daya Alam PT SUCOFINDO, Nur Efendi, mengatakan bahwa keberadaan laboratorium PT SUCOFINDO Site Buli mampu mendukung dan berkontribusi pada perkembangan industri pertambangan dan pengolahan, pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, pemerintahan, dan lainnya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Hidupkan Potensi Daerah, Klaster Usaha Kain Tuan Kentang Palembang Naik Kelas Berkat BRI
“Kami mampu mendukung Halmahera Timur berdaya saing dengan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) tak hanya berfokus di sektor pertambangan," kata Nur Efendi.
"Namun, dapat terintegrasi dengan layanan lainnya di Sucofindo Cabang Makassar dan Kantor Pelayanan Manado, yaitu Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN); Konsultansi Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), layanan public services, layanan inspeksi, pengujian, serta layanan lingkungan lainnya, Industri Hijau dan karbon kredit (sesuai dengan peranan SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) terakreditasi untuk skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), dan jasa Testing, Inspection, Certification (TIC) lainnya pendukung keberlanjutan lingkungan,” jelas dia.
Vice President SBU Mineral PT SUCOFINDO, Paolo Manurung, menyatakan bahwa kehadiran SUCOFINDO di Maluku Utara dapat mendukung pelaku usaha di industri tambang dengan mengedepankan praktik tambang berkelanjutan.
Baca Juga: Fokus Pada Keberlanjutan, MGRO Operasikan Proyek Agroindustri Sawit Terpadu di Riau
“Tercatat terdapat 125 IUP di Maluku Utara, dan melalui kehadiran SUCOFINDO di Maluku Utara, seperti di Site Weda, Buli, dan Obi, mampu membantu para pelaku industry tambang, baik untuk kebutuhan eksplorasi, quality control, maupun tata niaga penjualan produk, salah satunya dengan pengembangan laboratorium onsite,” kata Paolo.
Laboratorium SUCOFINDO Site Buli juga menyediakan fasilitas preparasi dan pengujian yang mampu meningkatkan kecepatan dan akurasi hasil pengujian mineral.
“Laboratorium Site Buli memiliki kapasitas pengujian sampel yang besar (mencapai kapasitas 12,000 sampel/ bulan) yang mampu memberikan hasil yang akurat dengan waktu lebih efisien. Kedepannya kami berkomitmen menyediakan pelayanan yang terbaik, khususnya dalam pengujian kualitas kandungan mineral dan Batubara, serta menguatkan kapasitasi kami sebagai Lembaga TIC untuk sektor usaha lainnya, sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi di Halmahera timur dan Maluku Utara secara luas,” ujar Paolo. (*)