Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Pertamina Bantah Kelangkaan Mitan di Papua dan Maluku

Axel Refo • Jumat, 8 Januari 2021 | 21:20 WIB
MENANTI JAWABAN: Seorang warga berdiri di samping deretan jerigen saat antri untuk membeli minyak tanah di salah satu daerah beberapa waktu lalu. (Ilustrasi/Antara Foto/Arif Pribadi)
MENANTI JAWABAN: Seorang warga berdiri di samping deretan jerigen saat antri untuk membeli minyak tanah di salah satu daerah beberapa waktu lalu. (Ilustrasi/Antara Foto/Arif Pribadi)
MANOKWARI — Unit Manager Communication, Ralation dan CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun membantah adanya kelangkaan minyak tanah (Mitan) di Ambon dan Papua. Pasalnya, stok di terminal BBM di Maluku atau Papua masih aman dalam 15 hari ke depan. Terlebih dalam minggu ini akan ada kapal pengangkut BBM yang akan bersandar di terminal Ambon dan Papua. Sementara dalam penyaluran minyak tanah di agen atau pangkalan, kuota masih sesuai seperti awal dan tidak mengurangi jatah yang diberikan. “Menjadi pertanyaan adalah walaupun stok aman dan kami lakukan distribusi normal ke agen dan pangkalan di awal tahun selalu muncul berita kelangkaan?” kata Edi, Jumat (8/1/2021). Amanah UU Migas bahwa untuk pengawasan di luar jangkauan Pertamina melibatkan seluruh elemen dari Dinas Perindagkop dan aparat penegak hukum untuk dapat mengawasi mobilisasi pergerakan mobil minyak tanah. “Peristiwa kelangkaan minyak tanah sering terjadi masuk tahun baru. Kami minta aparat keamanan dan Disperindagkop dapat mengungkap apakah ada atau tidak modus operandi dengan kelangkaan minyak tanah ini,” tandas Edi.(xlo) Editor : Axel Refo
#Edi Mangun #Minyak Tanah di Papua dan Maluku #PT Pertamina