Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Sasar 13 Titik, Koperasi Merah Putih Siap Geliatkan Ekonomi Papua di 2026

Tina Mamangkey • Rabu, 20 Mei 2026 | 19:23 WIB
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Provinsi Papua Jimmy Thesia (Antara/Qadri Pratiwi)
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Provinsi Papua Jimmy Thesia (Antara/Qadri Pratiwi)

 

RADARPAPUA - Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Provinsi Papua melalui pengembangan sektor koperasi. 

Salah satu langkah yang kini diprioritaskan adalah pembangunan 13 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2026.

Program tersebut dijalankan melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Provinsi Papua sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan warga di berbagai daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Provinsi Papua, Jimmy Thesia, menjelaskan bahwa pembangunan gerai KDKMP merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang digelar di Jakarta pada 13 Mei lalu.

“Rakernis tersebut membahas percepatan pembangunan gerai KDKMP yang diikuti seluruh pemangku kepentingan termasuk PT Agrinas Pangan Nasional yang ditunjuk untuk pembangunan gerai di seluruh Indonesia,” katanya.

Saat ini, pembangunan gerai KDKMP di Papua sudah mulai berjalan. Sebanyak 10 gerai disebut tengah memasuki tahap akhir pembangunan dengan progres rata-rata mencapai 80 hingga 90 persen.

Selain itu, terdapat tambahan tiga lokasi baru yang telah melalui proses verifikasi oleh PT Agrinas Pangan Nasional di Kabupaten Biak Numfor.

Dengan penambahan tersebut, total gerai yang akan dibangun di Papua mencapai 13 unit.

“Dan pada Minggu kemarin ada tambahan tiga lokasi lagi yang sudah diverifikasi oleh Agrinas di Kabupaten Biak Numfor sehingga total gerai yang akan dibangun di Papua menjadi 13 unit,” ujarnya.

Keberadaan gerai KDKMP diharapkan mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Gerai ini nantinya tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan warga apabila dikelola secara optimal oleh pengurus koperasi bersama masyarakat setempat.

“Program ini sangat baik karena modal awal pembangunan dan pengembangannya dibantu pemerintah sehingga dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan,” katanya lagi.

Tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, pembangunan gerai koperasi tersebut juga diproyeksikan memperkuat sistem distribusi pangan di Papua sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik dan merata.

Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam penyediaan lahan untuk pembangunan gerai.

Salah satu syarat utama pembangunan adalah tersedianya lahan seluas 1.000 meter persegi yang harus disiapkan oleh pemerintah daerah.

“Kami berharap seluruh pemerintah daerah dapat mendukung program ini, hanya saja kendala saat ini adalah penyediaan lahan seluas 1.000 meter persegi. Pemda hanya sampai pada penyediaan lahan, sedangkan pembangunan sepenuhnya dilakukan oleh Agrinas,” ujarnya.

Melalui program Koperasi Merah Putih ini, Pemprov Papua berharap tercipta ekosistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di berbagai wilayah Papua. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#koperasi merah putih #program #pemprov papua #KDKMP