Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

18 Gerai Kopdes Merah Putih Mulai Dibangun di Sorong, Siap Gerakkan Ekonomi Kampung

Tina Mamangkey • Selasa, 16 Juni 2026 | 06:39 WIB
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sorong, Marthen Pajala (Antara/Yuvensius Lasa Banafanu)
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sorong, Marthen Pajala (Antara/Yuvensius Lasa Banafanu)

 

RADARPAPUA - Upaya memperkuat ekonomi masyarakat kampung di Kabupaten Sorong terus dilakukan melalui pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sorong memastikan lahan yang digunakan untuk pembangunan gerai koperasi telah memiliki status yang jelas dan siap dimanfaatkan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sorong, Marthen Pajala, mengatakan pembangunan gerai Kopdes Merah Putih saat ini terus berlangsung di sejumlah wilayah dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

"Saat ini pembangunan gerai Kopdes Merah Putih terus berjalan. Sebanyak 18 unit sedang dalam tahap pembangunan dan beberapa di antaranya sudah selesai dikerjakan," katanya di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin.

Menurut Marthen, sebagian besar lokasi pembangunan telah memiliki kepastian status lahan karena memanfaatkan aset milik pemerintah kampung maupun pemerintah daerah. Karena itu, proses pembangunan kini hanya menunggu penyelesaian pekerjaan fisik yang dikerjakan oleh pihak pelaksana.

"Pada umumnya tanah sudah siap, sehingga tinggal menunggu proses pembangunan yang dikerjakan oleh PT Agrinas," ujarnya.

Ia menjelaskan Kabupaten Sorong saat ini memiliki 253 koperasi yang terdiri atas 26 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 227 Koperasi Kampung Merah Putih.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan menjadi sarana untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Meski pembangunan gerai terus berjalan, operasional koperasi belum dapat dilakukan secara maksimal karena masih menunggu dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Pendanaan modal awal operasional masih menunggu skema yang disiapkan pemerintah pusat melalui Himbara," katanya.

Ke depan, Kopdes Merah Putih akan berfungsi sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan penting seperti sembako, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga gas LPG.

Selain itu, koperasi juga akan menjadi tempat penampungan hasil produksi masyarakat dan petani sebelum dipasarkan ke berbagai wilayah.

Untuk menunjang fungsi tersebut, setiap gerai akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) guna menjaga kualitas hasil pertanian, peternakan, dan perikanan.

Marthen mengatakan Kabupaten Sorong memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan melalui koperasi, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan hingga hasil hutan.

"Potensi unggulan daerah ini antara lain pertanian, peternakan ayam dan sapi, perikanan, perkebunan kakao, serta hasil hutan seperti rotan dan kayu. Seluruh potensi itu dapat dikelola dan dipasarkan melalui koperasi," ujarnya.

Melalui program Kopdes Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Sorong berharap potensi ekonomi daerah dapat dikelola lebih baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, petani, nelayan, peternak, serta pelaku usaha di kampung-kampung.

Dengan dukungan sarana yang memadai, koperasi diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
#koperasi merah putih #lahan #kabupaten sorong #KDKMP