Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Program Tangan Kasih Masuk MURI

Axel Refo • Selasa, 13 April 2021 | 21:36 WIB
AKRAB: GubernurnPapua Barat Dominggus Mandacan dan jajarannya foto bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat Mintje Wattu serta jajarannya, Selasa (13/4/21).
AKRAB: GubernurnPapua Barat Dominggus Mandacan dan jajarannya foto bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat Mintje Wattu serta jajarannya, Selasa (13/4/21).
MANOKWARI — Terobosan Pemerintah Provinsi Papua Barat di bidang ketenagakerjaan dengan meluncurkan Program Tangan Kasih (TK) di masa pandemi Covid-19 berbuah positif. Pasalnya, program Pemprov Papua Barat ini diapresiasi dan bakal menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) rencananya diberikan Mei 2021 mendatang. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan, program Tangan Kasih yang dibuat, telah dijaminkan melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), sehingga peserta yang terdaftar mendapat santunan apabila terjadi kecelakaan atau kematian. Kata Dominggus, data awal yang masuk Program TK, sebanyak 52,317 pekerja. Dari jumlah tersebut terdapat 10 pekerja yang meninggal dunia dan beberapa diantaranya sudah menerima santunan. “Kita daftarkan mereka di BPJS Ketenagakerjaan sekaligus membayar iurannya. Dan ada yang meninggal, keluarganya telah diberikan santunan,” ungkap Gubernur Dominggus Mandacan, Selasa (13/4/2021). Bagi Dominggus, program TK dibuat sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat terutama bagi pekerja. Bahkan kata orang nomor satu di Papua Barat, dari 52,317 orang pekerja, jumlahnya telah ditambahkan termasuk kaum Distabilitas. “Jumlahnya kita sudah tambahkan, saat ini sudah ada 90an ribu termasuk Distabilitas,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat, Mintje Wattu  mengatakan, pemberian penghargaan dari Muri karena Pemprov Papua Barat dianggap peduli terhadap masyarakat pekerja rentan dan disabilitas, dimanah jumlahnya mencapai 90-an ribu orang. “Kepedulian terhadap pekerja rentan dan disabilitas inilah yang diliat MURI sehingga mereka menilai Papua Barat masuk kategori penerima penghargaan,” ujar Mintje. Bagi Mintje, program TK yang dibuat Gubernur Dominggus Mandacan, merupakan nilai plus. Pasalnya di Indonesia bagian Timur, terkait Jamsostek implementasinya sangat baik. “Kami memberikan apresiasi kepada bapak gubernur yang benar-benar peduli terhadap pekerja rentan dan disabilitas, makanya selain dapat rekor MURI, Papua Barat masuk nominasi peraih Jaminan Sosial terbaik di Indonesia,” tandasnya. (fre/xlo) Editor : Axel Refo
#Mintje Wattu #Program Tangan Kasih #BPJS Ketenagakerjaan #Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan