Bapenda Nilai Belanja Pemerintah Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
Axel Refo• Kamis, 15 April 2021 | 19:59 WIB
PhotoMANOKWARI — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Barat, Charles Hutahuruk, menilai government spending atau belanja pemerintah, sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, dengan dibagikannya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2021, pertumbuhan ekonomi bisa jalan. “Kita bersyukur karena DPA sudah dibagikan, dengan pembagian tersebut otomatis akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi karena belanja-belanja pemerintah mulai jalan,” ungkap Charles Hutahuruk, usai menerima DPA dari Gubernur Dominggus Mandacan, Kamis, (15/4/21). Diakui Charles, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh belanja pemerintah, baik belanja modal, belanja barang dan jasa, termasuk belanja pegawai. “Belanja-belanja inilah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, makanya lambatnya pembagian DPA, otomatis ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” katanya. Masih terkait DPA, bagi Hutahuruk, dibandingkan dengan belanja-belanja lainya, hanya honor-honor kegiatan yang belum bisa direalisasikan sebelumnya adanya DPA. Sementara itu, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang ikut berpengaruh lambatnya pembagian DPA, kata Hutahuruk, merupakan sistem baru yang diterapkan pemerintah pusat. “Semoga sistem ini secepatnya bisa dipahami agar program kegiatan yang tertuang dalam DPA, dapat dilaksanakan dengan lancar,” tandasnya. (fre/xlo) Editor : Axel Refo