RADARPAPUA - Prilly Latuconsina, aktris kenamaan ibu kota, tampil memukau dengan mengenakan kostum yang terbuat dari sedotan dan kain perca dalam acara Jember Fashion Carnaval (JFC) 2023.
Meskipun menggunakan bahan-bahan sederhana seperti sedotan dan kain perca, hasil desain busana yang dikenakan oleh Prilly dalam JFC tampak sangat menarik dan unik. Dalam acara tersebut, Prilly juga mengkampanyekan kesadaran akan pentingnya peduli terhadap sampah, bahkan dia siap untuk ambil sampah langsung di jalanan.
JFC tahun ini mengusung tema "Timelapse: Journey of the Earth" dan berlangsung dari Jumat (4/8) hingga Minggu (6/8). Karnaval yang telah berlangsung selama dua dekade ini akan menampilkan berbagai jenis kostum yang merepresentasikan perjalanan bumi dari awal hingga saat ini.
Kostum yang dikenakan oleh Prilly Latuconsina menjadi salah satu yang menarik perhatian banyak orang. Bubah Alfian, seorang make-up artist, mengungkapkan bahwa kostum yang memukau tidak harus membahayakan planet bumi.
Dia juga menekankan pentingnya menggunakan bahan daur ulang seperti sedotan bekas dan sisa kain untuk memberdayakan diri dan menciptakan kostum yang indah.
Dalam kostum tersebut, sedotan panjang berwarna putih dipadukan dengan kain perca hitam yang menjadi dasar tempat sedotan berdiri. Hasil desain kostum ini memberikan aksen berani dan memukau, seperti yang dijelaskan oleh Bubah.
Lebih dari sekadar kostum, karya tersebut dianggap sebagai simbol melestarikan lingkungan, menunjukkan kasih sayang terhadap bumi, dan penggunaan kreatif dari bahan-bahan bekas.
Dengan upaya seperti ini, Prilly Latuconsina dan tim desainnya berharap dapat menginspirasi orang lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menciptakan kreasi berkesan dengan memanfaatkan bahan daur ulang. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey