RADARPAPUA - Penyanyi rap terkenal asal Amerika Serikat, Eminem, dengan tegas meminta Vivek Ramaswamy, seorang bakal calon presiden dari Partai Republik, untuk menghentikan penggunaan lagunya dalam proses kampanye politiknya.
Dalam sebuah rekaman video yang telah menjadi viral di awal bulan ini, Vivek Ramaswamy terlihat menyanyikan lagu Eminem yang berjudul 'Lose Yourself' di Iowa State Fair. Hal ini menyebabkan perhatian publik terhadap penggunaan lagu tersebut dalam kampanye politiknya.
Dilansir dari laporan Washington Post pada Rabu (30/8), Broadcast Music Inc (BMI), pemegang lisensi musik, telah menerima permintaan resmi dari Eminem yang mengecam penggunaan lagunya oleh kandidat berusia 38 tahun tersebut dan meminta agar lagu tersebut tidak digunakan lebih lanjut dalam konteks kampanye.
Vivek Ramaswamy telah menciptakan kejutan dengan naik ke peringkat ketiga di antara calon kandidat anggota Partai Republik yang mencalonkan diri dalam pemilihan pendahuluan presiden tahun 2024. Ia bahkan membandingkan dirinya dengan mantan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam perjalanan politiknya.
Sorotan ini mengingatkan pada kasus serupa di pemilihan presiden sebelumnya, di mana beberapa artis terkenal seperti Pharrell Williams, Rihanna, Aerosmith, dan Adele, bersama dengan pihak keluarga mendiang Prince, telah mengeluhkan bahwa lagu-lagu mereka diputar di acara-acara politik Donald Trump tanpa izin mereka.
Sebagai contoh, legendaris band asal Inggris, The Rolling Stones, bahkan mengancam untuk mengambil tindakan hukum jika kampanye Donald Trump terus menggunakan lagu klasik mereka yang berjudul 'You Can't Always Get What You Want'. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey