Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kemenkumham PB dan BNNP PB Sidak Lapas Kelas IIB Manokwari

Axel Refo • Sabtu, 13 Maret 2021 | 01:10 WIB
Kanwil Kemenkumham PB dan BNNP PB menunjukan barang bukti yang ditemukan usai melakukan sidak di Lapas Kelas IIB Manokwari, Jumat malam (12/3/21).
Kanwil Kemenkumham PB dan BNNP PB menunjukan barang bukti yang ditemukan usai melakukan sidak di Lapas Kelas IIB Manokwari, Jumat malam (12/3/21).
MANOKWARI — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat (Kanwil Kemenkumham PB) dan BNNP Papua Barat tiba-tiba menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari, Jumat malam (12/3/21) sekira pukul 21.00 WIT. Semua kamar dan blok yang ditempati para nara pidana diperiksa dengan seksama. Begitupula dengan para nara pidana. Sejumlah handphone (11 buah) dan peralatan (gunting dan lain-lain yang digunakan para napi untuk mengembangkan kreativitas) diamankan. Kakanwil Kemenkumham PB Slamet Prihantoro menegaskan, sidak yang dilakukan bukan hanya menjadi tugas semata. Namun menjadi tanggungjawab dan memastikan keamanan maupun kenyamanan di wilayah hukumnya. “Kita melakukan sidak ini untuk memastikan warga yang ada di Lapas Kelas IIB Manokwari aman dan nyaman. Terkait handphone dan sejumlah peralatan yang ditemukan, kita akan lakukan evaluasi lagi,” tegas Prihantoro. Dibeberkan Prihantoro, temuan-temuan dan barang bukti tersebut akan diamankan dan dilakukan evaluasi menyeluruh baik pihak Lapas maupun warga binaan. “Sementara tak ditemukan adanya Narkoba. Narkoba nihil,” bebernya. Kepala Lapas Kelas IIB Manokwari Yulius Paath mengatakan, temuan-temuan dan barang bukti yang diamankan saat sidak tersebut menjadi hal penting untuk dilakukan evaluasi dan ditangani serius sehingga kedepannya, pelayanan dan penanganan lebih serius dan lebih baik. Sementara itu, salah satu petugas menjelaskan, gunting-gunting yang ditemukan digunakan untuk mengerjakan kerajinan tangan seperti bunga. “Ini sebenarnya diamankan di kamar ataupun ruangan khusus dan bila digunakan baru diberikan ke para napi sehingga dapat mengembangkan kreativitasnya,” jelasnya usai melakukan sidak. (xlo) Editor : Axel Refo
#Slamet Prihantoro #BNNP PB #Yulius Paath #Kanwil Kemenkumham PB #Lapas Kelas IIB Manokwari