Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

KKB Tembak Kapal Pengangkut Logistik Tujuan Dekai, Pangdam Ungkap Kronologinya

Tina Mamangkey • Jumat, 8 Mei 2026 | 06:18 WIB
Pangdam XXIV Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia. (Antara/Dokumentasi Pribadi)
Pangdam XXIV Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia. (Antara/Dokumentasi Pribadi)

 

RADARPAPUA - Aksi penembakan kembali terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Kali ini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan menembaki kapal pengangkut logistik yang sedang dalam perjalanan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Frits Wilem Rizard Pelamonia, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan kapal yang membawa bahan logistik untuk masyarakat itu ditembak saat melintasi jalur sungai pada Senin (4/5).

"Memang benar ada laporan kapal pengangkut logistik (beras) tujuan Dekai ditembak KKB saat melintasi sungai," kata Mayjen TNI Frits Pelamonia saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Kamis.

Menurut laporan yang diterima, terdapat tiga kapal yang melintas di jalur sungai tersebut. Dua di antaranya merupakan kapal pengangkut logistik berupa beras dari Merauke menuju Dekai.

Namun, salah satu kapal yang berada di posisi belakang menjadi sasaran penembakan kelompok bersenjata sehingga terpaksa memutar arah demi menghindari risiko lebih besar.

"Salah satu dari dua kapal pengangkut logistik itu yakni yang berada di bagian belakang ditembaki sehingga balik kanan dan berlabuh di Soator," kata Mayjen TNI Pelamonia.

Ia menjelaskan kapal yang terkena tembakan akhirnya kembali dan saat ini berada di wilayah Suator. Sementara dua kapal lainnya tetap melanjutkan perjalanan menuju Dekai untuk mengirimkan kebutuhan logistik masyarakat.

Pangdam menyesalkan aksi penembakan yang diduga dilakukan KKB Kodap XVI Yahukimo tersebut karena kapal yang menjadi target membawa bahan kebutuhan pokok bagi warga di Dekai.

Menurut Pelamonia, keterbatasan pos pengamanan di wilayah tersebut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan insiden. Saat ini pos TNI terdekat berada di Suator yang masuk wilayah Kabupaten Asmat dengan jarak sekitar 101 kilometer dari lokasi kejadian.

"Sedangkan dua kapal lainnya tetap melanjutkan perjalanan ke Dekai,"kata Pangdam XXIV seraya mengaku ke depan akan mendirikan pos TNI di sekitar Kali Braza.

Rencana pembangunan pos TNI baru di sekitar Kali Braza dilakukan untuk memperkuat pengamanan jalur transportasi sungai sekaligus mempercepat respons aparat jika terjadi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Pihak TNI juga akan melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat guna mendukung rencana pembangunan pos pengamanan tersebut.

"Oleh karena itu, tambahnya, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat di Kali Braza untuk mendirikan pos guna mengamankan dan mempermudah penanganan saat ada insiden seperti ini." (an)

Editor : Tina Mamangkey
#Kabupaten Yahukimo #KKB Tembaki Kapal Logistik #Pangdam XXIV/Mandala Trikora #kapal pengangkut logistik #KKB