Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penyisiran di Kampung Wame, TNI Temukan Senjata dan Amunisi Diduga Milik KKB

Tina Mamangkey • Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB
Operasi Penyisiran TNI di Wame Jayawijaya Berbuah Penemuan Senjata dan Amunisi milik KKB. (ANTARA/HO-Dok Satgas Habema)
Operasi Penyisiran TNI di Wame Jayawijaya Berbuah Penemuan Senjata dan Amunisi milik KKB. (ANTARA/HO-Dok Satgas Habema)

 

RADARPAPUA - Patroli yang dilakukan Komando Operasi TNI Habema di wilayah Papua Pegunungan kembali menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dalam penyisiran di Kampung Wame, Distrik Wame, Kabupaten Jayawijaya, aparat berhasil mengamankan senjata beserta amunisi yang diduga milik kelompok tersebut.

Operasi patroli dan penyisiran dilakukan pada Sabtu (9/5) di lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian anggota KKB.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Wirya Artadiguna, mengatakan penemuan barang bukti tersebut terjadi saat personel Satgas melakukan pemeriksaan di sejumlah bangunan di wilayah tersebut.

"Diamankan saat berpatroli di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian KKB," kata Wirya Artadiguna saat dihubungi dari Jayapura, Senin malam.

Menurutnya, saat proses penyisiran dan pembersihan di dalam bangunan, aparat menemukan berbagai barang yang diduga digunakan oleh kelompok bersenjata tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu pucuk senjata api jenis airsoft gun Omega buatan China, satu pucuk senapan angin, 17 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, tujuh butir amunisi pistol kaliber 9 milimeter, serta satu butir amunisi revolver kaliber 9 milimeter.

Selain itu, aparat juga menemukan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

"Barang bukti ditemukan di dalam sebuah tas yang berada di lantai ruang tengah bangunan utama," kata Wirya.

Dalam patroli tersebut, personel Satgas juga memeriksa sebuah honai yang dicurigai baru saja ditinggalkan penghuninya. Dugaan itu muncul karena bara api di dalam honai masih terlihat menyala saat aparat tiba di lokasi.

Koops TNI Habema menegaskan akan terus melakukan patroli rutin dan tindakan terukur guna mempersempit ruang gerak KKB yang dinilai masih berupaya mengganggu keamanan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

Selain melakukan pengamanan, aparat juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif.

"Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta kondusif," kata Wirya Artadiguna. (an)

Editor : Tina Mamangkey
#Kabupaten Jayawijaya #Operasi patroli dan penyisiran #pucuk senjata #KKB #barang bukti