RADARPAPUA - Bentrok antarkelompok warga yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya menyebabkan ratusan masyarakat terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih aman.
Data dari Polda Papua mencatat sebanyak 874 orang saat ini masih berada di lokasi pengungsian akibat konflik tersebut.
Para pengungsi tersebar di sejumlah titik aman seperti Mapolres, Kodim Jayawijaya, hingga beberapa gereja di wilayah Wamena.
Kabid Humas Polda Papua, Cahyo Sukarnito, mengatakan aparat keamanan bersama berbagai pihak terus berupaya mencegah konflik meluas agar tidak menimbulkan korban tambahan.
"Berbagai upaya saat ini terus dilakukan agar konflik tidak makin meluas dan menimbulkan korban jiwa," kata Kombes Cahyo kepada Antara di Jayapura, Senin.
Menurut dia, meskipun ratusan warga masih mengungsi, aparat bersama pemerintah terus melakukan pendekatan kepada masyarakat yang tidak terdampak langsung agar kembali ke kampung masing-masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
Polda Papua juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu-isu yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Wamena.
"Warga juga di minta tidak mudah terpengaruh isu dan menahan diri sehingga situasi keamanan kembali kondusif," ujar Cahyo.
Untuk mengantisipasi konflik susulan, aparat keamanan kini masih fokus menjaga stabilitas keamanan di sejumlah titik rawan.
Satu satuan setingkat kompi (SSK) dari Brimob Polda Papua juga telah ditempatkan di tujuh lokasi berbeda guna mencegah pertikaian antarwarga kembali terjadi.
Selain pengamanan dari aparat kepolisian, pemerintah pusat juga memastikan kondisi di Wamena perlahan mulai membaik.
Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk, menyebut situasi keamanan di Wamena saat ini berangsur kondusif sehingga aktivitas masyarakat dan pelayanan publik mulai kembali berjalan normal.
“Intinya hari ini kita katakan Kota Wamena sudah aman, masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa,” kata Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah disebut terus melakukan berbagai langkah penanganan konflik sosial agar kondisi keamanan di Wamena benar-benar pulih.
Di tengah situasi tersebut, aparat keamanan dan pemerintah daerah terus mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mendukung terciptanya perdamaian di Papua Pegunungan. (ant)
Editor : Tina Mamangkey