RADARPAPUA - Situasi keamanan di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua, kembali memanas setelah delapan warga sipil pekerja pendulang emas dilaporkan tewas dibunuh oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Menyikapi insiden tersebut, Komando Operasi (Koops) TNI Habema langsung menyiapkan pasukan untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Korban disebut merupakan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di kawasan tersebut.
Namun, mereka dituduh sebagai mata-mata aparat oleh kelompok bersenjata sehingga menjadi sasaran pembunuhan.
"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel Inf M. Wirya Arthadiguna dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut Wirya, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (20/5).
Kelompok yang diduga terlibat merupakan anggota TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.
Usai melakukan aksi pembunuhan, kelompok tersebut dilaporkan melarikan diri ke wilayah lain untuk menghindari pengejaran aparat keamanan.
Sebagai respons cepat, Koops TNI Habema telah mempersiapkan personel beserta dukungan helikopter guna mempercepat operasi pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.
Selain memburu kelompok bersenjata itu, aparat juga fokus melakukan evakuasi terhadap jenazah para korban dari lokasi kejadian.
"Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” kata Wirya.
Pihak Koops Habema juga memastikan pengamanan di wilayah Yahukimo akan diperketat melalui peningkatan patroli dan penjagaan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat serta mencegah terjadinya gangguan keamanan susulan. (antara)
Editor : Tina Mamangkey