Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Masjid yang Melindungi 80 Warga di Mariupol Ditembaki Pasukan Rusia

Administrator • Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:46 WIB
Situasi di Ukraina pasca serangan dari Rusia (Istimewa)
Situasi di Ukraina pasca serangan dari Rusia (Istimewa)
RADARPAPUA.ID - Sebuah masjid di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina tenggara, tempat 80 warga sipil berlindung, telah ditembaki oleh pasukan Rusia. Hal ini diungkapkan Kementerian Luar Negeri Ukraina lewat akun Twitter resmi. “Masjid Sultan Suleiman the Magnificent dan istrinya Roxolana (Hurrem Sultan) di Mariupol ditembaki oleh penjajah Rusia. Lebih dari 80 orang dewasa dan anak-anak bersembunyi di sana dari penembakan, termasuk warga Turki,” tulis kementerian itu di akun Twitter-nya. Kota Mariupol dibombardir pasukan Rusia beberapa hari terakhir. Sebelumnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan seorang anak telah meninggal karena dehidrasi di kota Mariupol. Ia bahkan menyamakan krisis kemanusiaan Ukraina dengan yang diciptakan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Mariupol tidak memiliki pasokan air, listrik, atau pemanas selama berhari-hari. Dewan kota Mariupol mengatakan pasukan Rusia terus-menerus dan dengan sengaja menembaki infrastruktur sipil penting di kota pelabuhan utama. Pihak Rusia juga dinilai sengaja membiarkan Mariupol tanpa air, pemanas atau listrik dan mencegah membawa pasokan atau mengevakuasi orang. (tkg) Editor : Administrator
#Masjid Mariupol #Mariupol #Perang Rusia Ukraina