Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Belanda Siap Kembalikan 472 Harta Karun Rampasan ke Indonesia

Tina Mamangkey • Jumat, 7 Juli 2023 | 12:31 WIB
Harta karun dari Lombok yang dirampas dan dibawa ke Belanda. (World History Archive/Alamy)
Harta karun dari Lombok yang dirampas dan dibawa ke Belanda. (World History Archive/Alamy)

RADARPAPUA - Setelah mengakui kemerdekaan Indonesia, Belanda telah menyatakan kesiapannya untuk mengembalikan 472 objek benda budaya yang telah dirampas ke Indonesia.

Benda-benda bersejarah tersebut dibawa dari Indonesia ke Belanda melalui cara yang tidak sah atau hasil penjarahan selama masa kolonial.

Dilansir dari The Guardian, di antara benda-benda budaya yang akan dikembalikan adalah harta karun Lombok, empat arca Singasari, sebuah keris dari Klungkung (Bali), dan 132 benda seni rupa modern dari Bali yang dikenal sebagai Pita Maha.

Saat ini, benda-benda tersebut berada di Museum Nasional Kebudayaan Leiden dan Rijksmuseum di Amsterdam, Belanda.

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Belanda pada Kamis (6/7), keputusan ini diambil oleh Sekretaris Negara untuk Urusan Kebudayaan dan Media, Gunay Uslu, berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Pengembalian Benda Budaya dari Masa Kolonial.

Penyerahan benda-benda tersebut akan dilakukan di Museum Nasional Etnologi di Leiden, Belanda, pada tanggal 10 Juli.

"Ini adalah momen bersejarah bagi kedua negara," ujar Gunay Uslu dalam pernyataannya.

"Ini adalah kali pertama kami mengikuti rekomendasi komite untuk mengembalikan benda-benda rampasan yang seharusnya tidak pernah dibawa ke Belanda," tambahnya.

Uslu berharap bahwa ini akan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Belanda dalam berbagai bidang, termasuk penelitian koleksi dan pertukaran benda-benda bersejarah antara museum-museum kedua negara.

Indonesia telah meminta pengembalian benda-benda budaya dan sejarah yang memiliki nilai penting bagi negara pada tahun lalu.

Benda-benda tersebut kemudian diteliti oleh Museum Nasional Kebudayaan Dunia dan dilakukan diskusi dengan para ahli di Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, komite merekomendasikan agar benda-benda berharga tersebut dikembalikan kepada pihak Indonesia.(jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Belanda #masa kolonial #kemerdekaan indonesia #benda peninggalan sejarah