Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Aksi Demonstrasi di California Memblokir Kapal Kargo Militer yang Menuju Israel

Tina Mamangkey • Senin, 6 November 2023 | 14:34 WIB
Para demonstran memblokade kapal militer AS yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, Jumat (3/11).  (cbsnews.com)
Para demonstran memblokade kapal militer AS yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, Jumat (3/11).  (cbsnews.com)

RADARPAPUA - Ratusan demonstran, yang terdiri dari Yahudi Amerika dan organisasi Arab Resource Organizing Center, telah berhasil memblokade sebuah kapal kargo militer Amerika yang hendak menuju Israel di Pelabuhan Oakland, California, pada Jumat (3/11).

Para demonstran melakukan blokade terhadap kapal kargo militer AS di Pelabuhan Oakland selama beberapa jam dengan cara bergelantungan di atas kapal dan mengisolasi diri di dalam kapal tersebut, sehingga mencegah keberangkatan kapal tersebut.

Selain itu, para demonstran juga menghalangi akses ke tempat berlabuhnya kapal militer pengangkut yang dikenal dengan nama Cape Orlando.

Menurut demonstran, kapal tersebut akan berlayar menuju Israel setelah memuat senjata dan peralatan militer di Tacoma, Washington.

Dilansir JawaPos.com dari cbsnews.com, sekitar 200 orang berkumpul di Pelabuhan Oakland, sebagian besar di antaranya membawa bendera Palestina dan spanduk-spanduk yang menyerukan penghentian bantuan militer AS kepada Israel.

Para demonstran telah berada di pelabuhan sejak sekitar pukul 6.45 pagi waktu setempat. Tiga demonstran menahan tangga tali yang menghubungkan kapal dengan dermaga dan menolak upaya pekerja pelabuhan untuk menutup pintu kapal militer tersebut.

"Itu adalah kapal militer AS. Kapal ini akan berlayar ke Tacoma, Washington, untuk mengambil senjata militer AS, kemudian membawanya ke Israel," kata demonstran bernama Meena Abushamala.

Sejumlah orang Yahudi juga ikut serta dalam protes tersebut. "Saya di sini sebagai seorang Yahudi, cucu dari korban Holocaust. Saya dibesarkan dengan mendengarkan kisah nenek saya yang selamat dari tragedi tersebut," kata demonstran Yahudi, Anna Baltzer.

"Dan hari ini, Israel menggunakan senjata-senjata dari sejarah saya, dari sejarah keluarga saya yang mengalami penderitaan, untuk mengorbankan keluarga Palestina di Gaza," tambahnya.

Namun, tepat sebelum pukul 3 sore waktu setempat, petugas keamanan berhasil memindahkan demonstran yang berpegangan pada tangga tali, sehingga mengakhiri blokade mereka dan memungkinkan kapal melanjutkan perjalanan.

Abushamala, Anna Baltzer, dan demonstran lainnya merasa kecewa. Mereka berharap bahwa tindakan mereka akan memiliki dampak jangka panjang dan memengaruhi keputusan anggota parlemen di Amerika Serikat.

“Tidak ada lagi bantuan militer AS kepada Israel. Keputusan itu ada dalam kekuasaan Anda. Jangan biarkan rasa takut menghentikan Anda,” ujar Abushamala.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat baru-baru ini menyetujui tambahan senjata senilai 14,3 miliar dolar AS untuk Israel.

Dilansir oleh USA Today, RUU Alokasi Tambahan Keamanan Israel tersebut disetujui oleh majelis dengan hasil pemungutan suara 226 banding 196.

Sebagian besar anggota Partai Republik mendukung undang-undang tersebut, sementara sebagian besar anggota Partai Demokrat memberikan suara untuk menentang keputusan tersebut.

RUU tersebut akan memberikan miliaran dolar AS untuk keperluan militer Israel, termasuk 4 miliar dolar AS untuk pembelian sistem pertahanan Iron Dome Israel dan David's Sling guna melindungi dari ancaman roket jarak pendek, serta transfer peralatan militer dari persediaan AS. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Israel #Demonstran #kapal #california #Yahudi