Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Bella Hadid Ungkap Kenangan Sulit Ayahnya yang Terusir dari Palestina di Usia 9 Hari

Tina Mamangkey • Rabu, 8 November 2023 | 13:13 WIB
Model berdarah Palestina, Bella Hadid (Instagram Bella Hadid)
Model berdarah Palestina, Bella Hadid (Instagram Bella Hadid)

RADARPAPUA - Supermodel Bella Hadid, yang lahir di Amerika Serikat, telah menegaskan dukungannya terhadap Palestina dalam konflik dengan Israel, meskipun berisiko menghadapi ancaman serius.

Ancaman tersebut datang setelah nomor teleponnya bocor, dan Bella Hadid menerima ratusan ancaman pembunuhan setiap hari karena sikapnya yang tegas dalam mendukung Palestina.

Ancaman tersebut tidak hanya mengarah pada Bella Hadid sendiri, tetapi juga mencakup keluarganya.

Namun, meskipun dalam bahaya, Bella Hadid tetap tegar dan berkomitmen untuk bersuara atas nama rakyat Palestina, terutama anak-anak di wilayah tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, Bella Hadid menghadapi konsekuensi atas pendiriannya. Dia dipecat dari Dior, sebuah rumah mode mewah Prancis, karena dukungannya terhadap Palestina. Posisinya digantikan oleh model Israel, May Tager.

Bella Hadid, yang memiliki keturunan Palestina melalui ayahnya, Mohamed Hadid, sejak awal telah menjadi pembela yang tegas dalam isu ini.

Dalam momen perayaan ulang tahun ayahnya, Bella Hadid menggunakan platform media sosial untuk menegaskan akar Palestina dalam dirinya dengan mengunggah, "Selamat ulang tahun untuk ayah saya Mohammed Hadid, lahir di Nazareth, Palestina pada tanggal 6 November 1948."

Dalam penjelasannya, Bella Hadid mengungkapkan bahwa ayahnya diusir dari Palestina hanya sembilan hari setelah kelahirannya. "9 hari setelah dia lahir, dia dalam pelukan ibunya, bersama keluarganya diusir dari kampung halaman mereka di Palestina, menjadi pengungsi, jauh dari tempat yang dulu mereka sebut sebagai rumah," tulis Bella Hadid.

Sejak saat itu, kakek dan nenek Bella Hadid tidak pernah membolehkan ayahnya untuk kembali ke Palestina.

Bella Hadid menambahkan, "Keluargaku telah menyaksikan 75 tahun kekerasan terhadap rakyat Palestina, terutama invasi brutal pemukim yang menyebabkan kehancuran seluruh komunitas, pembunuhan dengan darah dingin, dan pemindahan paksa keluarga dari rumah mereka." (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Bella Hadid #Palestina #Bella Hadid Bela Palestina #Israeal