RADARPAPUA - Central Lime Project (CLP) yang sedang berlangsung di Papua Nugini menarik perhatian sebagai proyek pertama di Asia Pasifik yang berkomitmen untuk produksi berkelanjutan secara karbon.
Lokasinya sangat strategis, terletak sekitar 25 km di utara ibu kota nasional, Port Moresby. Proyek CLP memiliki akses yang baik ke pasar regional dan internasional.
Lokasinya yang dekat dengan Port Moresby memudahkan distribusi produk ke berbagai negara.
Proyek ini direncanakan mencapai Kapasitas Produksi:
Tahap 1: Pabrik quicklime akan memiliki kapasitas produksi 600.000 ton/tahun quicklime dan 700.000 ton/tahun batu kapur. Quicklime ini akan digunakan dalam berbagai industri, termasuk konstruksi dan pertanian.
Tahap 2: Fasilitas clinker dan semen akan menghasilkan masing-masing 820.000 ton/tahun dan 900.000 ton/tahun. Produk ini akan mendukung pembangunan infrastruktur dan proyek konstruksi di wilayah sekitar.
Central Lime Project (CLP) diharapkan dapat menciptakan setidaknya 1.000 lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Selain itu, pendapatan dari ekspor quicklime, clinker, dan semen akan memberikan kontribusi signifikan pada perekonomian Papua Nugini.
Mayur Resources telah menandatangani perjanjian pembiayaan utang senilai sekitar $115 juta dengan Appian Capital Advisory. Ini memastikan proyek sepenuhnya didanai.
Investor global ACAM juga berminat berinvestasi sebesar $50 juta dalam proyek ini, menggantikan pendanaan yang sebelumnya diusulkan oleh Vision Blue Resources (VBR).
Proyek CLP menunjukkan komitmen Papua Nugini dalam mengembangkan industri berkelanjutan dan berpotensi menjadi model bagi proyek serupa di kawasan Asia Pasifik. (*)