Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Perubahan Pola Makan pada Usia Lansia, Nafsu Makan Menurun

Tina Mamangkey • Sabtu, 17 Juni 2023 | 13:01 WIB
Ilustrasi lansia. (Pemkot Surabaya for JawaPos )
Ilustrasi lansia. (Pemkot Surabaya for JawaPos )

RADARPAPUA,ID – Asam amino glutamat dalam bumbu umami seperti Monosodium Glutamat (MSG) terbukti meningkatkan selera makan lansia, menurut hasil penelitian Elderly Meal Project yang dilakukan oleh PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto).

Penelitian tersebut dipimpin oleh Toto Sudargo, seorang ahli gizi yang fokus pada asupan gizi lansia.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian program makanan kaya protein, energi, vitamin, dan mineral, namun rendah garam, gula, dan lemak, dapat memperbaiki status gizi lansia dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Toto menjelaskan bahwa faktor usia menyebabkan hormon-hormon pengatur selera makan pada lansia cenderung menurun, yang berpotensi menyebabkan malnutrisi.

Penelitian Elderly Meal Project menunjukkan penurunan signifikan kadar gula darah setelah lansia diberi program makanan.

Pendidikan gizi tentang pentingnya menjaga pola makan, seperti mengurangi makanan manis, terbukti dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Selain itu, peningkatan asupan protein terjadi pada kedua kelompok lansia laki-laki dan perempuan.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa menu rendah garam dalam program pemberian makan dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.

Sebelumnya, petugas dapur pada BPSTW Unit Abiyoso dan Budi Luhur telah diberi edukasi tentang pentingnya diet rendah garam pada menu makanan lansia.

Pengurangan penggunaan garam, yang digantikan dengan produk aji-no-moto, terbukti mengurangi kadar natrium dalam makanan lansia tanpa membuat nafsu makan mereka menurun.

Toto menekankan bahwa selera makan lansia yang rendah dapat diatasi dengan meningkatkan daya terima reseptor rasa melalui pengaturan keseimbangan rasa dasar, termasuk rasa umami. Hal ini dapat membantu meningkatkan nafsu makan mereka.

Plt Direktur Kesehatan Usia Produktif & Lansia Kemenkes, Nida Rohmawati, mengungkapkan bahwa meningkatnya jumlah lansia merupakan indikator keberhasilan pembangunan kesehatan.

Namun, lansia juga menghadapi tantangan fisik, mental, ekonomi, dan sosial. Oleh karena itu, perlu ada upaya bersama untuk menjaga kualitas hidup lansia.

Grant Senjaya, Kepala Departemen Hubungan Masyarakat PT Ajinomoto Indonesia, menambahkan bahwa Elderly Meal Project memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa lansia dapat meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup sehat dengan menjaga asupan makanan bergizi seimbang serta mengurangi gula, garam, dan lemak.

Ajinomoto memiliki kampanye Bijak Garam yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak mereka untuk hidup lebih sehat tanpa mengorbankan rasa makanan yang enak. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#tim peneliti #asupan gizi #lansia #penelitian #ajinomoto