Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Dampak Minum Kopi Bagi Kesehatan, Apa Saja?

Tina Mamangkey • Selasa, 21 November 2023 | 21:16 WIB
Ilustrasi kopi hitam. (Freepik.com)
Ilustrasi kopi hitam. (Freepik.com)

RADARPAPUA - Minum kopi pernah dikaitkan dengan masalah kesehatan menurut penelitian terdahulu.

Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bukti yang mendukung bahwa minum kopi sebenarnya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Frank Hu, Ketua Departemen Nutrisi di Harvard TH Chan School of Public Health, memimpin penelitian ini dan menyatakan bahwa bukti secara keseluruhan cukup meyakinkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan daripada merugikan.

"Bagi kebanyakan orang, konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat dijadikan sebagai rutinitas yang menyehatkan," kata Hu dalam laman Harvard TH Chan.

Dia menekankan bahwa asupan kopi dalam jumlah sedang, sekitar 2 hingga 5 cangkir sehari, dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker hati, endometrium, penyakit Parkinson, dan depresi.

Bahkan, konsumsi kopi juga dapat berpotensi menurunkan risiko kematian dini.

Penelitian sebelumnya mencatat hubungan antara kopi dan berbagai penyakit, termasuk jantung dan asma, tetapi banyak responden yang juga merokok.

Hal ini menyebabkan beberapa peneliti menduga bahwa dampak buruk pada kesehatan mungkin disebabkan oleh rokok, bukan kopi.

"Dulu saya rasa banyak orang yang berpikir, 'Oh, kopinya enak sekali, pasti ada sesuatu yang buruk dari meminum kopi'," kata Hu.

"Jadi saya berpikir bahwa ada kabar baiknya, yaitu bagi kebanyakan orang, kopi sebenarnya memberikan beberapa manfaat kesehatan."

Namun, Hu juga memperingatkan bahwa kelompok tertentu, seperti anak-anak dan wanita hamil, perlu berhati-hati dalam mengonsumsi kopi.

Kafein dapat berbahaya bagi kehamilan, dan terlalu banyak kafein dapat memicu kecemasan pada penderita gangguan panik atau kecemasan.

Para ahli menyarankan agar para penikmat kopi menggunakan filter saat menyeduhnya, karena kopi tanpa filter dikaitkan dengan tingkat kematian dini yang lebih tinggi.

Selain itu, disarankan untuk tidak berlebihan dalam menambahkan krim atau gula ke dalam kopi. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Minum kopi #Kopi #pakar kesehatan