RADARPAPUA - Ketika kita membicarakan makanan kaya karbohidrat, pikiran seringkali langsung tertuju pada nasi, roti, makanan penutup, dan buah-buahan.
Namun, rupanya, sayuran juga merupakan sumber karbohidrat yang layak diperhitungkan.
Beberapa jenis sayuran mengandung karbohidrat tinggi, seperti pati atau sayuran bertepung, sedangkan yang lain memiliki kadar karbohidrat yang lebih rendah.
Meskipun banyak yang memilih untuk mengonsumsi berbagai jenis sayuran untuk menjaga tubuh ideal dan memenuhi nutrisi, ada juga yang lebih selektif dengan memilih sayuran rendah karbohidrat, terutama saat menjalani program diet.
Sarah Hester, ahli diet, menjelaskan, "Mengonsumsi karbohidrat secara alami dapat memengaruhi peningkatan gula darah, dan juga insulin."
Diketahui bahwa respons gula darah sangat tergantung pada jenis karbohidrat yang dikonsumsi, seperti serat, pati, dan gula rafinasi.
Serat, sebagai contoh, adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna dan tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah seperti pada pati dan gula rafinasi.
Perbedaan antara karbohidrat 'kompleks' dan 'sederhana' juga menjadi poin kritis dalam memahami pola makan sehat.
Karbohidrat sederhana, yang mengandung gula dasar yang mudah dicerna, berbeda dengan karbohidrat kompleks yang memiliki rantai gula yang lebih panjang, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan diserap.
Lantas, apa saja sayuran rendah karbohidrat yang bisa menjadi pilihan saat menjalani diet? Berikut daftar beberapa di antaranya:
1. Brokoli
Brokoli sayuran rendah karbohidrat yang kaya akan potasium, fosfor, folat, vitamin A, C, dan K, serta senyawa tanaman seperti kaempferol.
Satu cangkir mengandung hampir tujuh gram karbohidrat, sekitar tiga di antaranya adalah serat.
2. Zucchini
Hanya empat gram karbohidrat (salah satunya serat) ditemukan dalam satu cangkir zucchini bersama dengan sejumlah besar magnesium, mangan, kalium, fosfor, senyawa tanaman, dan vitamin A, B, C, dan K yang dikandungnya.
3. Selada
Satu cangkir selada menawarkan dua gram karbohidrat. Semakin gelap warnanya, semakin banyak nutrisi yang dikandungnya termasuk vitamin C dan K, potasium, kalsium, dan magnesium.
4. Mentimun
Mentimun cukup rendah karbohidrat dengan hanya empat gram dalam satu cangkir, salah satunya adalah serat.
Selain itu, terdapat banyak senyawa tumbuhan, air, potasium, magnesium, serta vitamin C dan K dalam sayuran ini.
5. Jamur
Dengan hanya dua gram per cangkir, jamur juga kaya akan vitamin D, vitamin B, selenium, tembaga, fosfor, dan kalium.
6. Seledri
Dua dari tiga gram karbohidrat seledri adalah serat. Kombinasikan itu dengan banyaknya air, vitamin K, potasium, dan senyawa tanaman tersebut bisa ditambahkan ke dalam makanan atau cemilan apa pun.
7. Tomat
Tomat juga umumnya lebih rendah karbohidrat. Satu cangkirnya mengandung tujuh gram karbohidrat, dua di antaranya serat.
Tomat juga memiliki senyawa tanaman likopen, potasium, folat, dan vitamin A, C, dan K yang meningkatkan kesehatan mata.
8. Paprika
Dalam 100 gram paprika hijau terdapat sekitar lima gram karbohidrat, satu gram di antaranya serat.
Paprika yang lebih manis seperti merah dan oranye, biasanya memiliki sekitar satu gram tambahan dalam jumlah yang sama.
Paprika juga sebagai salah satu sumber vitamin C terbaik (selain senyawa tumbuhan, vitamin B, kalium, dan vitamin A, E, dan K di dalamnya). (jpg)
Editor : Tina Mamangkey