Saat ini, ada dua sistem operasi (OS) yang populer digunakan dalam perangkat seluler kita sehari-hari. OS pertama adalah iOS dari Apple, sedangkan OS kedua adalah Android dari Google. Keduanya dilengkapi dengan toko aplikasi yang biasa kita gunakan.
Apple memiliki App Store yang terkenal ketat dalam mengontrol peredaran aplikasi di toko resmi mereka. Tidak semua pengembang dapat dengan mudah menjual aplikasi buatan mereka di toko aplikasi Apple. Oleh karena itu, OS ini dianggap lebih privat dan lebih aman.
Di sisi lain, Android memiliki Google Play Store yang lebih longgar dalam menampilkan berbagai aplikasi yang dapat diunduh oleh pengguna. Semua jenis aplikasi, mulai dari yang penting hingga yang kurang penting, tersedia di Play Store.
Namun, karena keleluasaannya, Google Play Store sering menawarkan aplikasi yang kurang berkualitas yang justru menjadi sarang virus, malware, spyware, dan ancaman siber lainnya.
RADARPAPUA.ID - Para ahli keamanan dunia maya di Dr.Web baru-baru ini menemukan jenis spyware baru yang disebut "SpinOk" dalam lebih dari 100 aplikasi Android yang tersedia di Google Play Store.
Bahkan, aplikasi ini dikabarkan telah diunduh lebih dari 400 juta kali dari Google Play Store. Jika angka tersebut benar, maka bayangkan berapa banyak pengguna yang berpotensi rentan akibat menginstal aplikasi sembarangan dari Play Store.
Aplikasi berbahaya dapat menyebabkan ancaman keamanan yang serius pada perangkat Android Anda.
Meskipun Google Play memiliki tim ahli keamanan yang bekerja untuk mencegah publikasi aplikasi berbahaya, beberapa aplikasi buruk masih dapat lolos melalui celah.
Dilansir dari Gizchina pada Kamis (8/6), berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda tetap aman dari aplikasi berbahaya di Google Play:
Hanya mengunduh dari sumber yang terpercaya
Pastikan hanya mengunduh aplikasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya. Meskipun Google Play Store dianggap tempat yang aman untuk mengunduh aplikasi, tetaplah waspada.
Baca ulasan sebelum mengunduh
Selalu membaca ulasan pengguna sebelum mengunduh aplikasi. Cari aplikasi yang memiliki peringkat tinggi dan ulasan positif. Namun, perlu diingat bahwa ulasan juga dapat dipalsukan, jadi carilah juga ulasan eksternal.
Curiga aplikasi yang meminta izin terlalu banyak
Perhatikan aplikasi yang meminta izin yang terlalu banyak. Seharusnya, aplikasi hanya meminta izin yang diperlukan untuk berfungsi. Jika ada aplikasi yang meminta izin yang tidak diperlukan, itu bisa menjadi tanda bahaya.
Selalu perbarui aplikasi Anda
Pengembang aplikasi seringkali merilis pembaruan keamanan untuk memperbaiki kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak jahat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memperbarui aplikasi Anda guna melindungi diri dari ancaman terbaru.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan pengguna dapat melindungi perangkat mereka dan tetap aman dari ancaman aplikasi berbahaya di Google Play.(jp)
Editor : Tina Mamangkey