RADARPAPUA - Banyak anggota Generasi Z sering kali mengeluhkan kondisi kerja yang kurang memuaskan.
Mereka merasa tidak dihargai di tempat kerja dan mulai mempertimbangkan mencari pekerjaan baru.
Namun, dalam proses melamar pekerjaan baru, mereka terjebak dalam fenomena yang dikenal sebagai "Rage Applying".
Rage Applying merujuk pada kebiasaan mengirimkan lamaran pekerjaan ke semua lowongan yang tersedia, tanpa pertimbangan yang matang.
Namun, Rage Applying bukanlah pendekatan yang baik dalam mencari pekerjaan baru.
Seperti yang dikutip dari TIME pada Senin (10/7), Rage Applying menggambarkan situasi di mana pekerja merasa tidak betah dengan pekerjaan mereka saat ini.
Beberapa masalah yang muncul antara lain pengawasan yang terlalu ketat, perlakuan yang tidak adil, dan tingkat stres yang tinggi akibat beban kerja yang berat.
Untuk mengatasi situasi tersebut, banyak pekerja melakukan Rage Applying dengan harapan bisa keluar dari kondisi yang tidak memuaskan saat ini. Namun, seringkali hal ini hanya berakhir dengan mendapatkan pekerjaan baru dengan gaji yang lebih baik atau kondisi yang lebih baik.
Oleh karena itu, bagi pencari kerja, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat apa yang sebenarnya mereka inginkan dari pekerjaan dan mengambil langkah yang tepat untuk menavigasi peluang sesuai dengan niat tersebut.
Menurut Maureen Falvey, seorang pelatih utama di Strong Training & Coaching, bagian dari kepuasan kerja adalah mengelola kebutuhan individu. "Daripada melamar pekerjaan dengan perasaan kesal, frustasi, atau ingin keluar, pertimbangkan apa yang Anda butuhkan untuk bertahan," ungkap Falvey seperti dikutip dari TIME.
Falvey memberikan solusi untuk menghadapi fenomena Rage Applying, selain dari melamar pekerjaan dengan kemarahan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan ketika mengalami situasi tersebut.
1. Bicaralah dengan atasan Anda
Sebelum melamar dengan penuh amarah, komunikasikan kebutuhan Anda secara terbuka kepada atasan.
2. Prioritaskan apa yang benar-benar dibutuhkan
Jika memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan saat ini adalah yang terbaik, pikirkan apa yang ingin dicapai dengan pindah kerja.
Bagi sebagian orang, motivasi untuk melamar pekerjaan lain mungkin karena finansial dan ada juga ingin meningkatkan karier.
3. Sesuaikan lamaran
Melamar kerja sering kali membuat para kandidat dipandang tanpa bulu.
Peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik akan lebih tinggi, jika meluangkan waktu untuk menyesuaikan setiap lamaran.
Dengan surat lamaran dan resume yang disesuaikan dengan posisi tertentu, tentu akan mendapatkan peluang posisi terbaik
4. Jaringan
Banyak lowongan pekerjaan yang tidak di-posting secara online.
Maka dari itu, potensi besar untuk mendapatkan pekerjaan baru dengan menghubungi kontak-kontak yang selama ini berelasi dengan anda. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey