RADARPAPUA.ID- Saat ini, International Business Machines (IBM) sedang mempertimbangkan penggunaan chip Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mereka rancang untuk mengurangi biaya operasional sistem penyimpanan Cloud. Cabang ilmu komputer ini mempelajari cara membuat komputer berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan seperti manusia.
General Manager IBM Semiconductors, Mukesh Khare, mengungkapkan bahwa IBM sedang mempertimbangkan penggunaan chip yang disebut sebagai Artificial Intelligence Unit. Menurut JawaPos.com yang mengutip Reuters pada tanggal 12 Juli, chip Artificial Intelligence Unit akan dimasukkan ke dalam layanan cloud baru yang sedang dikembangkan bernama 'watsonx'. Watsonx adalah platform Kecerdasan Buatan yang dikembangkan oleh IBM sebagai tempat kerja tunggal untuk membangun dan meningkatkan pemahaman, sehingga AI ini bisa bersaing dengan ChatGPT.
Baca Juga: Kisah Megan Rapinoe, Perempuan Transgender di Sepak Bola Dunia
IBM berharap watsonx dapat digunakan untuk pengembangan AI generatif yang mendukung aktivitas penulisan teks seperti manusia. Sebelumnya, IBM telah mengembangkan Kecerdasan Buatan bernama Watson, tetapi sistem tersebut tidak berhasil mendapatkan penerimaan di masyarakat.
Salah satu kendala dari sistem AI yang sebelumnya dikembangkan oleh IBM adalah biaya yang tinggi. Oleh karena itu, kehadiran watsonx yang dapat menekan biaya produksi diharapkan menjadi solusi. Khare juga menjelaskan bahwa penggunaan chip buatan sendiri dapat mengurangi biaya layanan cloud karena efisiensi energi yang lebih tinggi.
Baca Juga: Transfer Messi ke Inter Miami, Bukan untuk Bermain di Liga Pensiunan
Rencananya, chip buatan IBM akan mulai diproduksi pada bulan Oktober mendatang, meskipun lokasi pabrik pembuatannya tidak diungkapkan. Diketahui bahwa chip yang akan digunakan untuk pembuatan AI watsonx diproduksi oleh Samsung Electronics, kerja sama antara IBM dan perusahaan elektronik asal Korea Selatan tersebut. (jpg)