Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Mau Berada di Page One Google? Ikuti Tips Ini untuk Maksimalkan Laman Website Berita

Fandy Gerungan • Senin, 17 Juli 2023 | 09:16 WIB

Google memberikan pelatihan untuk mengoptimalkan website berita agar perform di mesin pencari. (Istimewa)
Google memberikan pelatihan untuk mengoptimalkan website berita agar perform di mesin pencari. (Istimewa)

RADARPAPUA.ID- Baru-baru ini, Google mengadakan Search Fundamentals Workshop di Jakarta, di mana mereka berbagi tips dan metode terbaik agar media dapat mengoptimalkan laman website mereka agar muncul di hasil pencarian Google.

Menurut Cherry Prommawin, Manajer Hubungan Pencarian di Google, inti dasar dari pencarian adalah untuk menemukan informasi dari situs web melalui proses perayapan web, yang oleh Google disebut sebagai indeks.

Sebelum bahkan terjadi proses pencarian, Google menemukan dan mengorganisir informasi dalam indeks, yang mencakup tidak hanya laman web, tetapi juga informasi dari gambar, buku, video, dan bahkan dunia fisik di sekitar kita.

Baca Juga: Dynamic Sound Yamaha Disematkan Di Mitsubishi XFC Concept Versi Produksi

"Selain memahami tentang laman web, kita juga harus memahami tentang kueri (pertanyaan atau kata kunci). Tantangan yang dihadapi Google adalah adanya miliaran kueri yang muncul setiap hari, dan 15 persen dari kueri tersebut adalah kueri baru," ungkap Cherry.

Dia melanjutkan, inilah sebabnya mengapa Google mengandalkan otomatisasi dan algoritma untuk menentukan relevansi hasil pencarian dan sumber mana yang dapat diandalkan untuk topik tertentu.

Gary Illyes, Manajer Hubungan Pencarian di Google, juga menjelaskan bahwa kombinasi kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) telah membantu dalam perkembangan Large Language Model (LLM) yang mampu melakukan pembelajaran mendalam pada kumpulan data besar untuk memahami, merangkum, menghasilkan, dan memprediksi konten baru.

"Google telah menggunakan pembelajaran mesin selama lebih dari 20 tahun. Saat ini, pembelajaran mesin digunakan untuk melawan spam, melatih model bahasa, dan lebih memahami konten dan layout laman web," jelasnya.

Baca Juga: Terkini Liga 1 2023-2024, Hasil Pertandingan Pekan Ketiga dan Klasemen Saat Ini

Ada empat hal penting yang dapat membantu Google memahami dan mengidentifikasi sebuah website berita. Pertama, perbolehkan Google untuk melihat tampilan laman website yang sama dengan apa yang dilihat oleh pengguna. Jangan menyembunyikan tampilan dengan merender, dan gunakan "inspect url" dalam Search Console untuk memeriksa hal tersebut.

Kedua, pastikan informasi tentang tanggal berita diluncurkan jelas dan akurat baik dari tampilan pengguna maupun mesin pencari, terutama bagi website berita. Jaga struktur dan tampilan laman dengan baik, termasuk tag pada headline, sub heading, byline, serta ukuran font, posisi, dan warna.

Ketiga, tambahkan data terstruktur untuk memastikan bahwa website telah memenuhi persyaratan yang diperlukan. Untuk memverifikasi hal ini, dapat menggunakan Search Gallery di goo.gle/searchgallery.

Terakhir, gunakan Search Console untuk memonitor dan mengoptimalkan performa laman website berita. Alat ini dapat mengukur lalu lintas dan kinerja penelusuran pada sebuah website, memperbaiki masalah, dan membuat website lebih menonjol dalam hasil penelusuran Google. (jpg)

 
 
 
Editor : Fandy Gerungan
#Google #AI