RADARPAPUA.ID- Spotify sedang mempertimbangkan untuk menambahkan video musik berdurasi penuh ke platformnya sebagai bagian dari upaya untuk memperluas portofolio fitur dan meningkatkan daya saingnya dengan para pesaing. Jika rumor ini terbukti benar, langkah ini akan membuat Spotify semakin mirip dengan YouTube.
Meskipun layanan streaming ini menolak berkomentar, sumber dari Bloomberg mengungkapkan bahwa Spotify tengah dalam pembicaraan dengan calon mitra untuk mengimplementasikan fitur video ini. Walaupun belum pasti siapa yang akan mendukung penawaran baru ini dan kapan fitur ini akan tersedia, penambahan video musik dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman pengguna di platform streaming musik populer ini.
Baca Juga: Segera, Aplikasi ChatGPT Akan Ada di Perangkat Android
Hingga saat ini, konten video di Spotify masih terbatas pada podcast, klip stories pendek, dan pengulangan GIF yang menyertai lagu. Meskipun perusahaan telah memperkenalkan feed home mirip TikTok pada awal tahun ini, namun Spotify sejauh ini lebih fokus pada penemuan musik dan podcast daripada konten tontonan video.
Ini bukan kali pertama Spotify mencoba memasukkan tayangan visual selain musik ke dalam platformnya. Sebelumnya, perusahaan juga mencoba untuk menyertakan konten TV dari jaringan seperti Comedy Central dan ESPN, namun upaya tersebut tidak berhasil.
Gagasan untuk menambahkan video musik dalam layanan musik streaming bukanlah hal baru, karena Apple Music sudah menawarkan fitur ini selama bertahun-tahun. Namun, jika Spotify menyertakan video musik, ini akan membantu perusahaan bersaing dengan penawaran Apple dan dapat menarik pengguna yang suka menonton video di YouTube.
Selain itu, fitur ini akan menyediakan konten tambahan untuk feed baru dan berpotensi menarik penggemar musik dari jejaring sosial populer seperti Instagram dan TikTok. Meskipun video musik itu sendiri mungkin tidak menghasilkan pendapatan langsung yang signifikan, video tersebut dapat berfungsi sebagai pelengkap pendapatan dari sisi audio dan meningkatkan eksposur bagi para musisi.
Baca Juga: Laga FC Barcelona dan Juventus Batal karena Pemain Alami Gastroenteritis
Sebagai informasi, platform seperti YouTube membagikan pendapatan iklan kepada pembuat konten, dengan rata-rata sekitar USD 18 atau sekitar Rp 270 ribuan per 1.000 penayangan. Dengan demikian, dengan memasukkan video musik, Spotify dapat membuka peluang pendapatan tambahan bagi perusahaan, terutama mengingat tantangan ekonomi dan kesalahan langkah bisnis yang baru-baru ini dihadapi dan menyebabkan pemecatan staf.
Dengan menambahkan video musik ke dalam platformnya, Spotify berharap untuk mendiversifikasi kontennya dan berpotensi meningkatkan prospek keuangannya. Berbeda dengan podcast yang membutuhkan tim produksi besar, video musik dapat meningkatkan pendapatan perusahaan tanpa harus menginvestasikan sumber daya yang signifikan. (jpg)