Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Rahasia Tersembunyi dari Bahasa Kuno Berusia 5.000 Tahun Terungkap Berkat Teknologi AI

Tina Mamangkey • Rabu, 26 Juli 2023 | 08:09 WIB
Ilustrasi bahasa kuno akkadia. (bigthink.com)
Ilustrasi bahasa kuno akkadia. (bigthink.com)

RADARPAPUA - Perhatian publik kembali tertuju pada kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kali ini, kecerdasan buatan mampu melakukan sesuatu yang luar biasa, yakni menerjemahkan bahasa kuno yang telah ada selama 5.000 tahun.

AI merupakan cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem komputer yang mampu meniru dan menjalankan tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.

Perkembangan teknologi AI telah mencatat kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah diterapkan dalam berbagai bidang. Baru-baru ini, sebuah tim yang terdiri dari arkeolog dan ilmuwan komputer berhasil mengembangkan AI untuk menerjemahkan bahasa kuno.

Dilansir dari laman Bigthink.com pada Selasa (25/7), bahasa yang berhasil diterjemahkan adalah bahasa Akkadia yang ditulis dalam bentuk cuneiform atau aksara paku.

AI yang dirancang oleh tim ilmuwan dan arkeolog ini berhasil menerjemahkan bahasa kuno tersebut dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Akkadia adalah bahasa ibu dari kekaisaran Akkadia yang muncul sekitar 2300 sebelum Masehi, artinya bahasa ini telah berusia hampir 5.000 tahun lamanya.

Tulisan-tulisan dalam bahasa Akkadia ini diawetkan dalam bentuk aksara paku dan terdiri dari tanda-tanda yang terukir pada lempengan tanah liat dengan menggunakan pisau atau paku.

Para peneliti mengungkapkan bahwa terdapat ratusan ribu lempengan tanah liat yang ditulis dalam bentuk cuneiform ini. Sayangnya, sebagian besar dokumen tersebut masih belum terjemahkan dan sulit diakses karena jumlahnya yang sangat banyak dan kurangnya ahli yang dapat membacanya.

Namun, berkat bantuan teknologi AI, kini bahasa Akkadia dapat diterjemahkan dengan cepat dan akurat. Dengan adanya teknologi ini, ratusan lempengan tanah liat yang berisi aksara paku dapat segera diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris secara instan.

Salah seorang ilmuwan komputer yang terlibat dalam pengembangan program ini, Gai Gutherz, telah membagikan kode program terjemahan berbasis AI secara online di GitHub Akkademia. Ia berharap agar ada pihak lain yang tertarik untuk membuat program serupa untuk menerjemahkan bahasa kuno lainnya.(jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#AI #Artificial Intelligence #bahasa kuno