Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Optimalkan Brand Loyalty: Strategi Bisnis Online Di Tengah Tantangan Rotasi Konsumen Di Marketplace

Fandy Gerungan • Senin, 21 Agustus 2023 | 09:38 WIB

Ilustrasi E-Commerce. Perlu strategi agar E-Commerce bisa bertahan. (NVCTrading)
Ilustrasi E-Commerce. Perlu strategi agar E-Commerce bisa bertahan. (NVCTrading)

RADARPAPUA.ID- Platform omnichannel social commerce, SleekFlow, telah merilis laporan berjudul "Kenaikan Fee di Marketplace: Customer Loyalty dan Strategi Bagi Pebisnis 2023," yang membahas cara-cara bagi pebisnis untuk mempertahankan loyalitas pelanggan meskipun biaya di marketplace meningkat. Beberapa pengguna marketplace mulai dikenakan biaya layanan sekitar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per transaksi.

Selain itu, sejak kuartal I/2023, marketplace juga telah meningkatkan komisi yang dibebankan kepada penjual, naik dari sekitar 1-4 persen menjadi sekitar 5-6 persen. Peningkatan biaya layanan dan komisi ini menjadi tantangan bagi penjual dan dapat memengaruhi perilaku konsumen dalam berbelanja online.

SleekFlow telah melakukan survei terhadap 105 responden yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memahami perilaku konsumen. Hasilnya menunjukkan bahwa program gratis ongkir dan promosi masih menjadi faktor utama dalam berbelanja di marketplace e-commerce, menunjukkan sensitivitas harga masyarakat Indonesia. Selain itu, 42,9 persen konsumen mengaku akan mengurangi pembelian di marketplace karena adanya biaya jasa layanan aplikasi.

Baca Juga: Perubahan Era, UMKM Diminta Segera Terdigitalisasi Dalam Era Kecerdasan Buatan

Dengan kata lain, konsumen kini lebih kritis dalam bertransaksi dan responsif terhadap kenaikan harga. Oleh karena itu, pebisnis perlu beradaptasi dengan diversifikasi kehadiran mereka di berbagai platform seperti WhatsApp, media sosial, dan situs web mereka sendiri, selain fokus di marketplace. Ini dapat membantu membangun loyalitas merek yang lebih kuat.

Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa 91,43 persen konsumen yang menggunakan marketplace lebih cenderung membeli produk yang mereka butuhkan tanpa memperhatikan apakah itu dari toko yang sama atau berbeda. Ini menekankan pentingnya visibilitas toko dan merek untuk meningkatkan penjualan. Selain itu, 43 persen konsumen akan mencari toko baru yang menjual produk serupa jika toko yang biasanya mereka kunjungi sudah tidak ada lagi di marketplace, sementara 29 persen pelanggan akan mencari platform lain.

Dengan perilaku konsumen seperti ini, pebisnis online yang hanya fokus pada satu platform akan kesulitan untuk mencapai lebih banyak pelanggan. Oleh karena itu, perlu mengoptimalkan kehadiran bisnis di berbagai platform seperti media sosial, situs web, dan aplikasi pesan instan.

Baca Juga: Gokil! Berkat JKT48, Shopee Live Erigo Raup Rp5 Miliar Dalam Waktu Kurang dari 10 Menit!

SleekFlow menawarkan produk yang mendukung pengalaman konsumen, termasuk komunikasi melalui WhatsApp, SMS, Facebook, Instagram, dan live chat di situs web, untuk membantu pebisnis menyederhanakan dan mengoptimalkan proses penjualan mereka. Selain itu, SleekFlow juga menyediakan solusi CRM untuk membantu bisnis dalam mengelola database mereka dan menjalankan kampanye pemasaran secara lebih efektif.

Selama tahun 2022, SleekFlow mencatat pertumbuhan pengguna sebanyak 6 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya, dengan penggunaan layanan mereka yang mengirimkan sekitar 32 juta pesan WhatsApp oleh sekitar 5.000 pengguna. (jpg)

 
 
 
 
Editor : Fandy Gerungan
#marketplace #e commerce