JAGOSATU.COM - Tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia tidak selalu berarti hanya membahas mobil dengan motor penggerak baterai penuh (Battery Electric Vehicle atau BEV).
Beberapa produsen juga mencoba transisi dari mesin pembakaran konvensional ke tenaga penggerak yang dianggap lebih ramah lingkungan, seperti meluncurkan model hibrida terlebih dahulu.
Salah satu contohnya adalah jenama mobil mewah asal Inggris, Range Rover, yang ikut serta dalam tren elektrifikasi dengan merilis model hibrida mereka di Indonesia. Range Rover Sport PHEV hadir sebagai representasi segmen mobil mewah yang menggabungkan mesin pembakaran konvensional dengan motor penggerak listrik.
Presiden Direktur PT JLM Indonesia, Gerry Kertowidjojo, mengungkapkan bahwa Range Rover Sport PHEV terbaru ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung percepatan adopsi elektrifikasi di Indonesia.
"Ini adalah komitmen dari Jaguar Land Rover (JLR) untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2039. Peluncuran Range Rover PHEV adalah langkah maju yang kuat dalam mewujudkan visi tersebut," jelasnya di Jakarta, Kamis (7/9).
PT JLM Auto Indonesia telah membangun Range Rover Boutique pertama di Indonesia, yang berlokasi di lahan seluas 200 meter persegi di Plaza Indonesia. Di sini, para pelanggan dapat melihat dan merasakan secara langsung Range Rover PHEV dan Range Rover Sport PHEV.
Gerry menambahkan, "Range Rover Boutique memberikan kesempatan bagi para tamu untuk merasakan kendaraan kami dengan suasana yang menyegarkan dan unik."
Secara singkat, Range Rover PHEV dilengkapi dengan mesin bensin 6 silinder Ingenium 3.0 liter turbocharged terbaru dan baterai 38.2 kWh, yang memiliki kapasitas hampir tiga kali lipat dari Range Rover generasi sebelumnya.
Hal ini memberikan torsi instan untuk menciptakan akselerasi yang halus dan memberikan jangkauan hingga 113 kilometer hanya dengan menggunakan tenaga listrik. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey