RADARPAPUA - Pada acara "Made By Google," Google Assistant mengumumkan pembaruan terbaru yang mendukung teknologi kecerdasan buatan (AI). Asisten Google sekarang hadir dalam bentuk Assistant with Bard, yang memanfaatkan AI generatif untuk meningkatkan fungsionalitasnya.
Dalam perpaduan ini, Asisten Google dan Bard bekerja sama untuk memberikan pengalaman yang lebih cerdas kepada pengguna perangkat seluler. Asisten ini akan lebih tangkas dalam menangani berbagai pertanyaan dan tugas, mulai dari yang sederhana seperti memeriksa cuaca hingga mengirim pesan teks kepada kontak. Bard AI Google memberikan respon yang lebih cerdas daripada sebelumnya.
Asisten ini juga memiliki kemampuan untuk memahami aplikasi Google pengguna, seperti Gmail dan Google Drive, sehingga dapat memberikan jawaban yang lebih personal dan relevan berdasarkan konteks pengguna.
Dengan adanya integrasi ini, pengguna dapat melakukan hal-hal seperti meminta Asisten Google untuk mencari email penting yang terlewatkan minggu ini, dan Asisten akan dengan cepat mengakses informasi yang diperlukan.
Penting untuk dicatat bahwa fitur ini dibangun berdasarkan pembaruan Bard yang dirilis pada pertengahan September, yang memungkinkan integrasi yang lebih baik dengan berbagai aplikasi dan layanan Google, termasuk Gmail, Dokumen, Drive, Maps, YouTube, dan banyak lainnya.
Pengguna yang telah memberikan izin kepada Bard untuk mengakses Gmail, Drive, dan Dokumen mereka tidak perlu memberikan izin lagi saat menggunakan fitur ini di Asisten. Namun, pengguna yang belum mencoba ekstensi ini harus memberikan izin kepada Bard untuk menggunakan layanan tersebut.
Selain digunakan untuk mengecek kotak masuk email, Google juga mencatat bahwa kemampuan ini dapat digunakan untuk tugas-tugas pribadi seperti perencanaan perjalanan, membuat daftar belanjaan, atau membuat postingan media sosial.
Google meluncurkan fitur ini sebagai eksperimen untuk menguji cara orang berinteraksi dengan Asisten Google bersama Bard sebelum merilisnya secara luas di perangkat Android dan iOS.
Asisten Google dengan Bard memungkinkan berbagai jenis interaksi. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan dan berkomunikasi dengan suara, mengetik pertanyaan, atau bahkan menggunakan kamera melalui integrasi Google Lens dari Bard. Ini memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar atau mengunggah gambar sebagai bagian dari pertanyaan mereka.
Selama wawancara, Sissie Hsiao, Wakil Presiden Google Bard dan Asisten, menjelaskan bahwa pengguna telah menggunakan fitur ini dengan berbagai cara kreatif. Mereka dapat memotret barang-barang seperti pakaian atau sepatu dan bertanya kepada Bard bagaimana cara menyusunnya, atau bahkan meminta Bard untuk menulis kode.
Untuk perangkat Pixel dan beberapa ponsel Samsung, pengguna dapat menekan lama tombol daya atau tombol beranda untuk memunculkan jendela pop-up yang memungkinkan Bard untuk merespons apa yang terlihat di layar. Misalnya, pengguna dapat menunjuk gambar hotel dan bertanya apakah hotel tersebut tersedia untuk dipesan akhir pekan ini.
Integrasi Bard ke Asisten Google juga mengatasi masalah umum yang dihadapi AI modern, yaitu kemampuan untuk memeriksa ulang jawaban mereka. Dengan Bard, pengguna dapat lebih percaya diri dalam menerima informasi yang benar dan relevan.
Pembaruan Asisten dengan Bard akan diluncurkan secara bertahap dan tidak terbatas pada pasar berbahasa Inggris. Google berencana untuk merilisnya ke lebih banyak pengguna iOS dan Android dalam beberapa bulan mendatang sebelum mengeksplorasi kemungkinan ekspansi ke platform lainnya. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey