Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Panggilan Suara dan Video X/Twitter Resmi Dirilis untuk Pengguna Android, Ini Detailnya

Tina Mamangkey • Senin, 22 Januari 2024 | 11:29 WIB
Fitur panggilan suara di X atau sebelumnya Twitter. (Picket Lint)
Fitur panggilan suara di X atau sebelumnya Twitter. (Picket Lint)

RADARPAPUA - Elon Musk tampaknya tidak menyembunyikan ambisinya untuk menjadikan X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, sebagai "aplikasi super" yang sangat komprehensif.

Setelah sukses meluncurkan fitur panggilan suara dan video di perangkat iOS pada Oktober 2023, kini fitur serupa telah tiba di platform Android.

Berbagai laporan menyatakan bahwa fitur ini membawa dimensi baru dalam komunikasi di ekosistem X atau Twitter, khususnya bagi pengguna Android.

Meskipun belum ada pengumuman resmi dari pihak X mengenai peluncuran ini di Android, seorang karyawan melalui akun Twitter Elon Musk memberikan petunjuk akan penerapan secara bertahap, mengajak pengguna untuk "memperbarui aplikasi Anda dan menghubungi ibu Anda."

Namun, perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang lebih suka versi gratisan, bahwa fitur ini tidaklah gratis.

Panggilan suara dan video eksklusif hanya dapat dinikmati oleh pelanggan X Premium.

Berita baiknya adalah bahwa untuk menerima panggilan, tidak diperlukan langganan berbayar, menjadikan X/Twitter sebagai platform yang potensial nyaman untuk berbincang-bincang secara spontan, bahkan dengan pengguna yang tidak membayar.

Kemampuan untuk menelepon seseorang secara langsung di X/Twitter memiliki kelebihan dan kekurangan.

Dari sisi positifnya, ini menyediakan cara yang mudah untuk terhubung dengan orang lain melalui percakapan langsung, terutama saat pesan suara tidak memadai dan nomor telepon tidak tersedia.

Akan tetapi, mengingat upaya X/Twitter dalam melawan spam dan misinformasi, kehadiran panggilan suara dan video memunculkan kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaannya.

Ada kekhawatiran bahwa penipu atau pelaku jahat dapat memanfaatkan fitur ini untuk panggilan yang tidak diinginkan dan interaksi yang menyesatkan.

Untuk mengurangi risiko ini, X/Twitter memberikan kontrol yang rinci atas pengaturan panggilan dalam antarmuka pesan.

Pengguna dapat memilih untuk menerima panggilan dari siapa saja yang berlangganan Premium, membatasinya hanya pada pengikut mereka, atau membatasinya hanya pada kontak yang tersimpan di ponsel mereka.

Dilansir dari Xatakandroid, dengan ketersediaan panggilan suara dan video di Android dan iOS, masih belum jelas bagaimana pinerja fitur-fitur ini dalam hal adopsi pengguna dan dampaknya secara keseluruhan.

Meskipun telah hadir di iOS selama beberapa bulan, belum ada informasi signifikan mengenai penggunaannya.

Pertanyaan terbuka tetap ada: apakah X/Twitter dapat berhasil mengintegrasikan fungsi-fungsi ini ke dalam basis pengguna yang sudah ada dan menarik perhatian audiens baru melalui fitur-fitur tersebut? (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Elon Musk #Platform X #Twitter