Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Rahasia Jalur Sutra Terungkap: Misteri Tubuh Kuno dan Artefak Diungkap di Universitas Pennsylvania

Jasinta Bolang • Rabu, 22 Mei 2024 | 14:01 WIB
Infant Mummy. c 8th century BCE. The infant was about 8-10 months old at the time of death. ( Michael S. Wirtz / Staff Photographer ).  2/18/2011.  EDITORS NOTE: SOZA27.  EDWARD J. SOZNSKI reviews " Secrets of The Silk Road" at the University of
Infant Mummy. c 8th century BCE. The infant was about 8-10 months old at the time of death. ( Michael S. Wirtz / Staff Photographer ). 2/18/2011. EDITORS NOTE: SOZA27. EDWARD J. SOZNSKI reviews " Secrets of The Silk Road" at the University of

RADARPAPUA - Museum Arkeologi dan Antropologi Universitas Pennsylvania menjadi tuan rumah bagi pameran yang sangat dinantikan, "Rahasia Jalur Sutra", pada 15 Maret hingga 5 Juni 2024.

Pameran ini memamerkan dua spesimen unik yang menggugah rasa ingin tahu banyak orang: seorang wanita dewasa dan seorang bayi, keduanya bukan mumi tradisional Mesir, melainkan tubuh-tubuh yang diawetkan secara alami oleh iklim kering, suhu dingin, dan tanah berasin yang baik di Xinjiang, Provinsi Tiongkok.

The stand-in mummies, including this infant mummy, were deployed in a last-minute rush by exhibit designer Kate Quinn and her staff.
The stand-in mummies, including this infant mummy, were deployed in a last-minute rush by exhibit designer Kate Quinn and her staff.

Victor Mair, seorang profesor bahasa dan sastra Tiongkok di Universitas Pennsylvania, memainkan peran penting dalam membawa pameran ini ke kampus.

Dia telah bekerja sama dengan para penemu situs pemakaman di Xinjiang untuk membawa penemuan arkeologi yang luar biasa ini ke mata publik.

 

Pameran ini bukan hanya tentang tubuh-tubuh kuno ini, tetapi juga tentang artefak dan temuan arkeologis lainnya yang memberikan wawasan tentang sejarah hubungan perdagangan dan budaya antara Timur dan Barat di Asia Tengah.

Artefak yang dipamerkan termasuk tekstil, pakaian, perhiasan, koin, dan objek-utilitarian, semuanya memberikan petunjuk tentang pertukaran budaya yang kaya di wilayah tersebut.

Para pengunjung diajak untuk menjelajahi diorama yang mereplikasi lokasi penemuan mumi dan artefak, memberikan konteks yang penting bagi pemahaman mereka.

Meskipun penundaan dan pembatasan penayangan pameran oleh otoritas Tiongkok menyebabkan kekecewaan, namun pameran ini tetap menjadi peristiwa yang sangat dinantikan oleh masyarakat luas. Para pengunjung yang berkunjung memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung keajaiban arkeologi ini, sambil memperdalam pemahaman mereka tentang sejarah yang luas dan kompleks di wilayah tersebut. (*)

Editor : Jasinta Bolang
#Tiongkok #arkeolog #mumi #pameran