Penemuan Stupa Takht-e Rostam: Menyingkap Jejak Buddha di Afghanistan

Richard Lawongan • Dipublikasikan Kamis, 23 Mei 2024 | 00:30 WIB
Stupa Takht-e Rostam
Stupa Takht-e Rostam

RADARPAPUA - Ada tempat di dunia yang sangat terkait dengan agama tertentu sehingga sulit untuk percaya bahwa tempat itu pernah dipengaruhi oleh agama lain. Afghanistan adalah salah satunya. Negara ini sangat erat dengan Islam sehingga tampak seolah-olah Islam sudah ada sejak awal waktu. Namun, sebelum Islam, Afghanistan adalah pusat penting ajaran Buddha.

Baca Juga: Fosil Ammonite Seukuran Raksasa Ditemukan di Kanada, Usianya Mengejutkan!

Stupa Takht-e Rostam di Provinsi Samangan menjadi situs pra-Islam yang paling mengesankan di Afghanistan.
Stupa Takht-e Rostam di Provinsi Samangan menjadi situs pra-Islam yang paling mengesankan di Afghanistan.


Untuk menemukan sisa-sisa masa lalu Buddha ini, kita harus mencari dengan sangat teliti. Situs penggalian yang dulunya kaya kini hancur akibat perang dan kelalaian. Koleksi museum telah dijarah atau rusak tak bisa diperbaiki, dan Buddha Bamiyan, yang dulunya adalah pengingat kuat negara ini tentang masa lalu Buddhanya, dihancurkan oleh Taliban pada tahun 2001.

Sejak kehancuran Buddha Bamiyan, Stupa Takht-e Rostam di Provinsi Samangan menjadi situs pra-Islam yang paling mengesankan di Afghanistan. Tidak seperti stupa lainnya, stupa di Takht-e Rostam tidak dibangun di atas tanah, tetapi dipahat ke dalam tanah, mirip dengan gereja monolitik di Ethiopia.

Baca Juga: Penemuan Langka: Fosil Ekor Hadrosaurus Berusia 72 Juta Tahun Ditemukan di Meksiko

Stupa Takht-e Rostam di Provinsi Samangan menjadi situs pra-Islam yang paling mengesankan di Afghanistan.
Stupa Takht-e Rostam di Provinsi Samangan menjadi situs pra-Islam yang paling mengesankan di Afghanistan.

Di atas stupa terdapat bangunan Harmika yang dipahat dari batu, yang dulunya menyimpan relik Buddha. Parit yang mengelilingi stupa ini sekitar delapan meter dalamnya. Ada jalan setapak yang menuju ke dasar parit, di mana biksu Buddha dulu berjalan mengelilingi stupa searah jarum jam. Di dalam dinding luar parit terdapat biara Buddha dengan lima gua individu dan beberapa sel biara untuk meditasi. Lubang kecil di atap gua memungkinkan sedikit cahaya masuk, menciptakan suasana damai seperti senja. Biara gua ini tidak memiliki elemen dekoratif, tetapi mengesankan karena prestasi tekniknya.

Baca Juga: Terungkap! Hewan Mirip Udang Raksasa yang Pernah Menguasai Lautan 470 Juta Tahun Lalu

Stupa Takht-e Rostam
Stupa Takht-e Rostam

Sejarawan memiliki dua kemungkinan penjelasan mengapa stupa ini dipahat ke dalam tanah, bukannya dibangun di atas tanah. Salah satu penjelasan adalah bahwa ini mungkin dilakukan untuk kamuflase guna melindungi biara dari penjajah. Penjelasan lainnya adalah bahwa ini dilakukan untuk menghindari ekstrem cuaca di Afghanistan.

Baca Juga: Rahasia Jalur Sutra Terungkap: Misteri Tubuh Kuno dan Artefak Diungkap di Universitas Pennsylvania

Stupa Takht-e Rostam
Stupa Takht-e Rostam

Nama Afghanistan Takht-e Rostam (Tahta Rostam) mengacu pada sosok legendaris dalam budaya Persia. Setelah Islamisasi Afghanistan, tempat ini dikenal sebagai tempat di mana Rostam konon menikahi pengantinnya, Tahmina.

Reruntuhan ini terletak di atas bukit sekitar 3 km di barat daya kota Samangan. (*)

Editor : Richard Lawongan
Sumber : animalfor.com
Situs arkeologi Stupa Buddha Buddha Bamiyan Warisan Buddha Sejarah Afghanistan Biara Gua Agama Takht e Rostam Harmika Provinsi Samangan