RADARPAPUA - Seorang petani bernama Rustam Mudayev sedang menggali ketika tiba-tiba cangkulnya mengenai benda keras yang ternyata adalah peluru militer yang tidak meledak. Dia membawa temuan ini ke Museum Sejarah Astrakhan untuk diperiksa oleh para ahli.
Setelah salju mencair, para ahli dari museum segera melakukan ekspedisi ke desa tempat temuan tersebut. Mereka menemukan bahwa lokasi tersebut adalah makam kerajaan, tempat para bangsawan nomaden kuno dikuburkan. Orang-orang yang dimaksud adalah bangsa Sarmatia, yang hidup sekitar 2.000 tahun yang lalu. Wilayah mereka meliputi bagian dari Rusia modern, Ukraina, Eropa Tenggara, dan Iran.
Baca Juga: Mengungkap Tradisi Unik Suku Dani: Mengawetkan Jenazah Nenek Moyang dengan Mengasapi
Dalam penggalian, ditemukan makam seorang wanita pejuang dengan perhiasan emas yang dihiasi lapis lazuli dan kaca. Selain itu, ada makam pria tua dengan banyak luka di tulangnya, dikuburkan bersama peti berisi pot perak dan perunggu, menunjukkan bahwa dia adalah seorang pemimpin.
Ada juga makam pria muda dengan tengkorak berbentuk telur yang dibentuk secara sengaja. Kepala mereka dibentuk dengan mengikatnya menggunakan bahan seperti tulang, tanah liat, atau kayu sejak kecil. Bentuk kepala seperti ini dianggap sebagai tanda status sosial tinggi dan keturunan bangsawan.
Baca Juga: Penemuan Mengejutkan! Patung Nimfa Air Berusia 1800 Tahun Muncul di Amasra!
Makam lainnya adalah seorang kepala suku yang dikubur dalam peti kayu, kepalanya ditempatkan di atas bantal, dan tubuhnya dihiasi dengan jubah emas serta koleksi pisau emas, cermin kecil emas, dan patung-patung hewan, menunjukkan status elitnya.
Baca Juga: Penemuan Mumi Dinosaurus Ungkap Kerangka Dinosaurus Terawetkan dengan Sempurna
Para arkeolog telah menggali selama 12 hari dan menemukan berbagai perhiasan emas yang indah. Temuan ini sangat berharga untuk memahami kehidupan dan budaya bangsa Sarmatia yang pernah ada ribuan tahun yang lalu. (*)
Editor : Richard Lawongan