RADARPAPUA - Ada kota kuno tersembunyi di bawah air sedalam 40 meter: inilah Atlantis-nya China.
Kota ini disebut Kota Singa, dulunya bernama Shi Cheng, yang merupakan pusat politik dan ekonomi di provinsi Zhejiang, China Timur.
Pada tahun 1959, pemerintah China memutuskan untuk membangun pembangkit listrik tenaga air baru, sehingga dibuatlah danau buatan.
Baca Juga: Penemuan Fosil Dinosaurus Super Langka: Zuul, Sang 'Penghancur Tulang Kering'!
Metropolis: Shi Cheng, yang diberi nama Kota Singa karena dikelilingi oleh Gunung Singa, tenggelam 40 meter di bawah air sejak tahun 1959 untuk menghasilkan listrik tenaga air.
Klasik: Struktur bangunan di Shi Cheng dibangun 1.300 tahun lalu dengan patung-patung tradisional China. Terlindung dari angin dan matahari, bangunan-bangunan ini tetap utuh.
Setelah bendungan dibangun, kota bersejarah ini perlahan-lahan terisi air hingga benar-benar tenggelam oleh danau biru yang sekarang disebut Danau Qiandao.
Baca Juga: Penemuan Makam Kerajaan Nomaden Berusia 2.000 Tahun dan Harta Karun Artefak
Bergantung pada lokasi di dasar danau, kota ini berada di kedalaman antara 25 hingga 40 meter di bawah air. Dan kota ini terlupakan selama 53 tahun.
Filsuf Yunani Plato menulis tentang Atlantis sekitar 2.600 tahun lalu, menggambarkannya sebagai 'pulau yang terletak di depan selat yang disebut Pilar-pilar Hercules.'
Baca Juga: Penemuan Mengejutkan! Patung Nimfa Air Berusia 1800 Tahun Muncul di Amasra!
Tersembunyi: Kota ini dulunya merupakan pusat politik dan ekonomi di China Timur, tetapi setelah pihak berwenang membangun Danau Qiandao buatan pada tahun 1959, kota ini tidak terlihat lagi.
Penyelam telah menemukan kembali kota mewah ini dan berencana untuk membawa wisatawan berkeliling. Bahkan struktur kayu tetap kuat, menurut tim yang memeriksa.
Ada barisan rumah dari batu bata, dengan tangga kayu yang masih hampir utuh.
Baca Juga: Penemuan Mumi Dinosaurus Ungkap Kerangka Dinosaurus Terawetkan dengan Sempurna
Dia mengatakan pulau yang dia sebut Atlantis 'dalam satu hari dan malam... hilang ke dalam kedalaman laut.'
Pencarian terus berlanjut di sekitar Mediterania, terutama di sekitar Gibraltar, untuk menemukan Atlantis asli. Tetapi versi buatan manusia dari China ini akan segera menjadi atraksi terkenal.
Qiu Feng, pejabat pariwisata setempat, menyarankan menggunakan Shi Cheng sebagai tujuan untuk klub menyelam.
Baca Juga: Heboh! Peta Bintang Sumeria Tertua Merekam Tabrakan Asteroid Terbesar dalam Sejarah!
Ukiran: Pengunjung akan bisa melihat ukiran tradisional secara langsung saat dipandu oleh Qiu Feng dan timnya.
Sebelum: Ini adalah sketsa kota yang berasal dari ratusan tahun yang lalu, menunjukkan orang-orang berjalan di jalan dan barang-barang dibawa dengan kuda.
Lokasi: Danau baru yang menghasilkan listrik tenaga air untuk wilayah tersebut, terletak di selatan Shanghai di bagian timur China.
Baca Juga: Penemuan Menakjubkan: Kota Kuno Heracleion, yang Hilang Selama 1.200 Tahun, Kembali ke Permukaan Setelah Ribuan Tahun di Bawah Air
Sebuah tim dikirim untuk menjelajahi kota sebelum wisata dirancang.
Qiu berkata: 'Kami beruntung. Begitu kami menyelam ke danau, kami menemukan tembok luar kota dan bahkan mengambil batu bata untuk membuktikannya.'
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Ruangan Tersembunyi di Piramida Khufu: Kehebohan Penemuan Baru di Dalamnya!
Terlindung dari angin, hujan, dan matahari, seluruh kota ini dijuluki 'kapsul waktu' karena hampir setiap struktur tetap utuh, termasuk balok dan tangga kayu. (*)
Editor : Richard Lawongan