RADARPAPUA - Ada dinosaurus baru di kota, dan dia membuat Leonardo Da Vinci terlihat pas-pasan. Kenalkan Leonardo si Dinosaurus, seorang Brachylophosaurus yang hidup 77 juta tahun yang lalu di wilayah Sungai Missouri, Montana. Pada bulan Juli 2000, sekelompok ilmuwan menemukan sisa-sisa mumi Leonardo saat mencari fosil dinosaurus di dekat Malta, Montana. Dinamai sesuai dengan grafiti di dekatnya yang bertuliskan "Leonard Webb mencintai Genevа Jordаn 1916," Leonardo adalah salah satu dari hanya empat Brachylophosaurus yang pernah ditemukan.
Meskipun sudah berusia lebih dari 77 juta tahun, Leonardo sangat terawat dengan baik. Dia masih memiliki 90% kulitnya utuh dan bahkan memiliki isi perutnya yang terawet. Para ilmuwan tahu bahwa Leonardo adalah Brachylophosaurus muda, diperkirakan berusia tiga atau empat tahun ketika dia mati. Dia akan memiliki panjang lebih dari 20 kaki dan berat lebih dari 2.000 pound. Isi perutnya mengungkapkan bahwa dia sebagian besar makan daun dari paku-pakuan, magnolia, dan konifer.
Baca Juga: Penemuan Mumi Dinosaurus Ungkap Kerangka Dinosaurus Terawetkan dengan Sempurna
Yang membuat Leonardo benar-benar luar biasa adalah tingkat pelestariannya. Kulit dan organ dalamnya dalam kondisi sangat baik sehingga dia memegang Rekor Dunia Guinness untuk dinosaurus yang paling terawet yang pernah ditemukan.
Dibutuhkan tim lebih dari 25 sukarelawan untuk mengeluarkan Leo dari kuburnya di Wilayah Sungai Missouri, Montana. Tenaga kerja itu termasuk paleontolog, ahli geologi, seniman paleolife, dan banyak orang lain yang tertarik pada paleontologi. Balok tanah yang terfosilisasi tempat Leonardo sekarang tinggal memiliki berat lebih dari 65 ton. Setelah digali, Leo dipindahkan ke Museum dan Lapangan Dinosaurus Great Plains di Malta.
Baca Juga: Penemuan Unik! Mayat Taizhou dari 700 Tahun yang Lalu Terawetkan dengan Sempurna!
Pada musim panas 2008, Leonardo dengan hati-hati dikemas dan dipindahkan ke Houston. Dia difoto di bawah mikroskop berdaya tinggi dan sistem x-ray mutakhir di NASA. Museum Ilmu Alam Houston membuat pameran yang disebut "Dinosaurus Mumi CSI: Investigasi Ilmu Kreatif." Leonardo adalah bintang dari pameran yang juga menampilkan sejumlah fosil dinosaurus yang lebih kecil.
Pada musim gugur 2010, Leo akan kembali ke wilayah asalnya di Museum dan Lapangan Dinosaurus Great Plains. Sementara itu, pengunjung diundang untuk menjelajahi tempat kelahiran Leo untuk menyaksikan lokasi di mana makhluk raksasa itu pernah berkeliaran di bumi.
Baca Juga: Misteri Raja Tutankhamun Terpecahkan: Bukan Hanya Kematian yang Menyimpan Rahasia!
Wilayah Sungai Missouri kaya akan fosil dinosaurus, dengan Leonardo hanya salah satunya. Wilayah ini dulunya adalah lingkungan yang subur yang menampung banyak spesies dinosaurus jutaan tahun yang lalu, dan hari ini tetap menjadi pusat yang berkembang untuk menemukan fosil-fosil baru.
Baca Juga: Mengungkap Misteri La Senorita: Mumi Inca dan Anaknya yang Terawat Sempurna
Bagi para penggemar dinosaurus, wilayah ini menawarkan kesempatan unik untuk menjelajahi daerah tempat makhluk-makhluk raksasa itu pernah hidup. Meskipun lanskapnya telah berubah sejak zaman Leo, Wilayah Sungai Missouri tetap menjadi tujuan yang menarik bagi semua orang yang tertarik pada paleontologi. (*)
Editor : Richard Lawongan