Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ilmuwan Temukan Tengkorak Manusia Purba Aneh di Tiongkok! Fakta Mengejutkan Terungkap!

Richard Lawongan • Rabu, 12 Juni 2024 | 13:24 WIB

Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.
Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.

RADARPAPUA -
Sebuah tengkorak yang ditemukan di Tiongkok Timur mungkin menunjukkan bahwa ada cabang lain dalam pohon keluarga manusia, ungkap para ilmuwan. Kelompok ilmuwan dari seluruh dunia telah mengidentifikasi fosil manusia unik di Tiongkok yang berbeda dari manusia purba lainnya yang pernah ditemukan. Fosil ini tidak mirip dengan nenek moyang Neanderthal, Denisovan, atau Homo sapiens, yang menunjukkan bahwa ada bab baru dalam sejarah manusia yang perlu ditambahkan.

Pada tahun 2019, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CAS) mendapatkan tugas untuk mengklasifikasikan tulang manusia purba, yang diberi label HLD 6, yang ditemukan di Hualongdong, Asia Timur. Para ilmuwan tidak dapat menghubungkannya dengan garis keturunan yang dikenal.

Baca Juga: Keajaiban Penemuan: Brachylophosaurus Berusia 77 Juta Tahun yang Utuh, Dino Terbesar dalam Sejarah!

Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.
Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.

Wajah manusia purba ini mirip dengan garis keturunan manusia modern yang berbeda dari Homo erectus 750.000 tahun yang lalu. Namun, tengkoraknya yang tidak memiliki dagu lebih mirip dengan Denisovan – spesies manusia purba dari Asia yang berpisah dari Neanderthal lebih dari 400.000 tahun yang lalu.

Bekerja sama dengan ilmuwan dari Universitas Xi'an Jiaotong di Tiongkok, Universitas York di Inggris, dan Pusat Penelitian Nasional tentang Evolusi Manusia di Spanyol, peneliti di CAS percaya bahwa mereka telah mengidentifikasi garis keturunan yang belum dikenal sebelumnya – kombinasi dari cabang yang menghasilkan manusia modern dan cabang yang menciptakan manusia purba lainnya di wilayah tersebut, seperti Denisovan.

Banyak fosil manusia purba dari zaman Pleistosen yang ditemukan di Tiongkok sulit dimasukkan ke dalam satu garis keturunan tertentu. Akibatnya, fosil-fosil ini sering dijelaskan sebagai variasi antara pada jalur menuju manusia modern; sebagai contoh manusia purba dari Homo sapiens, atau bentuk lanjutan dari Homo erectus.

Baca Juga: Mengungkap Misteri La Senorita: Mumi Inca dan Anaknya yang Terawat Sempurna

Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.
Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.

Pemahaman sederhana ini telah menjadi subjek perdebatan dan tidak diterima secara luas. Sementara Homo erectus bertahan di Indonesia hingga sekitar 100.000 tahun yang lalu, sisa-sisa yang baru-baru ini ditemukan di Tiongkok Timur lebih mirip dengan garis keturunan manusia purba yang lebih modern.

Studi sebelumnya tentang genom Neanderthal yang ditemukan di Eropa dan Asia barat menunjukkan adanya cabang keempat dari manusia purba pada zaman Pleistosen Tengah hingga Akhir.

Namun, kelompok yang hilang ini belum pernah diidentifikasi secara resmi dalam catatan fosil. Mungkin sisa-sisa manusia purba yang ditemukan di Tiongkok adalah bagian yang hilang dari teka-teki ini.

Baca Juga: Misteri Raja Tutankhamun Terpecahkan: Bukan Hanya Kematian yang Menyimpan Rahasia!

Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.
Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.

Penulis analisis menjelaskan bahwa rahang dan tengkorak fosil ini milik seorang anak berusia 12 atau 13 tahun, dan meskipun wajahnya memiliki ciri-ciri seperti manusia modern, anggota tubuh, tutup tengkorak, dan rahangnya "tampak mencerminkan ciri-ciri primitif."

Hasil mereka membuat jalan menuju manusia modern menjadi lebih rumit. Kombinasi fitur fisik yang ditemukan pada manusia purba ini mendukung keberadaan tiga garis keturunan di Asia – garis keturunan H. erectus, garis keturunan Denisovan, dan garis keturunan lainnya yang "secara filogenetis dekat" dengan kita.

Baca Juga: Penemuan Unik! Mayat Taizhou dari 700 Tahun yang Lalu Terawetkan dengan Sempurna!

Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.
Penemuan tengkorak dengan bentuk yang aneh.

Homo sapiens baru muncul di Tiongkok sekitar 120.000 tahun yang lalu, tetapi beberapa ciri 'modern' kita tampaknya sudah ada di sana jauh sebelumnya. Mungkin nenek moyang terakhir dari H. sapiens dan Neanderthal muncul di Asia barat daya dan kemudian menyebar ke semua benua. Penelitian arkeologi lebih lanjut sekarang diperlukan untuk menguji teori tersebut. (*)

Editor : Richard Lawongan
#penemuan tengkorak #Tiongkok #Fosil manusia purba #evolusi manusia #Penelitian Arkeologi #Ilmuwan #Hominin #Sejarah Manusia #fakta mengejutkan #Tengkorak Unik